SOLOBALAPAN.COM – Kabupaten Bekasi kembali diguncang kabar mengejutkan.
Ade Kuswara Kunang, yang baru saja mencatatkan sejarah sebagai Bupati Bekasi termuda, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (18/12/2025).
Penangkapan ini dikonfirmasi oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, yang menyebutkan bahwa Ade merupakan salah satu dari sembilan orang yang diamankan dalam operasi senyap tersebut.
Saat ini, politikus muda itu tengah menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih untuk menentukan status hukumnya dalam waktu 1 x 24 jam.
Jejak Karier: Dinasti Politik dan Lonjakan Cepat
Lahir pada 15 Agustus 1993, darah politik Ade Kuswara mengalir deras dari sang ayah, H.M. Kunang (Abah Kunang), tokoh berpengaruh sekaligus pendiri ormas IKAPUD dan mantan Kepala Desa Sukadami.
Sebelum menjabat sebagai Bupati, Ade merupakan kader PDIP. Dia tercatat dua kali terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Bekasi, yakni pada periode 2019–2024 dan 2024–2029.
Karirnya memuncak saat ia maju dalam Pilkada Bekasi 2024 berpasangan dengan dr. Asep Surya Atmaja. Pasangan ini berhasil meraup 666.494 suara atau sekitar 45,68 persen, yang kemudian membawa mereka ke kursi kekuasaan.
Bupati Bekasi Termuda Sepanjang Sejarah
Ade Kuswara Kunang dinobatkan sebagai Bupati Bekasi termuda sepanjang sejarah. Saat dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 6 Februari 2025, usianya baru menginjak 31 tahun 6 bulan.
Ia sempat digadang-gadang sebagai representasi pemimpin Gen Z dan milenial yang akan membawa pembaruan di Bekasi.
Selain berpolitik, lulusan Hukum President University ini juga memegang posisi strategis sebagai Wakil Ketua Badan Muslimin Indonesia dan Dewan Pengawas Garda Pasundan.
Melanjutkan "Tradisi" Rapor Merah Pemimpin Bekasi
Tragisnya, penangkapan Ade oleh KPK seolah memperpanjang kutukan kursi kekuasaan di Kabupaten Bekasi.
Ade kini menambah daftar panjang pemimpin daerah Bekasi yang harus berurusan dengan hukum, menyusul pendahulunya seperti Neneng Hasanah Yasin yang terseret kasus suap perizinan Meikarta.
Publik kini menanti transparansi KPK terkait kasus yang menjerat bupati muda ini. Apakah ini akhir dari karier politik sang "bintang muda" Bekasi, ataukah ada fakta lain di balik operasi senyap tersebut? (dam)
Editor : Damianus Bram