SOLOBALAPAN.COM – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan aksi tidak terpuji sepasang muda-mudi di Teras Cihampelas, Bandung.
Fasilitas publik peninggalan Ridwan Kamil tersebut menjadi tempat tindakan asusila secara terang-terangan di siang hari, yang terekam kamera.
Aksi mesum tersebut direkam oleh seorang netizen dari sebuah gedung yang posisinya lebih tinggi.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @muh.adam04, terlihat pasangan tersebut tengah melakukan hal yang tidak senonoh di area terbuka.
Perekam video yang merasa terganggu dengan pemandangan tersebut berkali-kali meneriaki pelaku dari kejauhan.
"Woi!" teriak perekam dengan nada keras.
Namun, teriakan pertama tampak tidak digubris. Perekam kemudian berteriak untuk kedua kalinya hingga akhirnya si perempuan menyadari bahwa aksi mereka sedang dipantau orang lain. Keduanya pun seketika menghentikan perbuatan tersebut.
Diancam Lapor ke Dedi Mulyadi, Pelaku Lari Terbirit-birit
Baca Juga: Dian Sastro Koma, Ringgo Hadapi AI di Film Drama Sci-Fi Esok Tanpa Ibu
Meski sudah terciduk, pasangan tersebut awalnya sempat terdiam sejenak dan tetap duduk di lokasi.
Suasana berubah drastis saat perekam video melontarkan ancaman akan melaporkan wajah mereka kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
"Bejakeun siah ka Pak Dedi. Pak Dedi tah ieu beungeutna, pak (Laporkan saja ke Pak Dedi. Pak Dedi, ini wajahnya, pak)," teriak perekam sembari mengarahkan kamera.
Mendengar nama Gubernur disebut dan wajah mereka direkam dengan jelas, pasangan muda-mudi tersebut langsung panik.
Tanpa pikir panjang, mereka lari terbirit-birit meninggalkan Teras Cihampelas.
Fasilitas Publik Terbengkalai Jadi Sarang Mesum
Kejadian ini semakin mempertegas keluhan masyarakat terkait kondisi Teras Cihampelas yang kian memprihatinkan.
Fasilitas yang dibangun dengan biaya besar di era Ridwan Kamil ini sudah lama dilaporkan terbengkalai dan kurang pengawasan.
Kondisi area yang sepi dan tidak terawat disinyalir menjadi celah bagi oknum-oknum tidak bertanggung jawab untuk menjadikan tempat tersebut sebagai lokasi berbuat asusila.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penertiban di kawasan tersebut. (dam)
Editor : Damianus Bram