Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Viral Diduga Tipu Klien WO hingga Akui Tak Sanggup Bayar Ganti Rugi, Ternyata Begini Cara Ayu Puspita Dinanti Rayu Para Korban

Laila Zakiya • Rabu, 10 Desember 2025 | 20:08 WIB

 

Ayu Puspita, Wedding Organizer yang diduga lakukan penipuan hingga Resepsi Tanpa Makanan.
Ayu Puspita, Wedding Organizer yang diduga lakukan penipuan hingga Resepsi Tanpa Makanan.

SOLOBALAPAN.COM - Kasus dugaan penipuan wedding organizer (WO) Ayu Puspita Dinanti kini memasuki babak baru setelah direktur sekaligus pemilik WO tersebut resmi diamankan kepolisian.

Publik semakin geram setelah terungkap bagaimana Ayu merayu dan menggaet para klien hingga ratusan pasangan menjadi korban.

Penangkapan yang Membuka Tabir Besar Kasus WO Viral

Perburuan aparat terhadap pihak yang bertanggung jawab atas kekacauan pesta pernikahan ratusan pasangan akhirnya membuahkan hasil.

APD—Ayu Puspita Dinanti—ditangkap bersama empat orang lain yang diduga bagian dari tim manajemennya.

Pihak kepolisian memastikan penanganan berjalan cepat dan intensif.

“Sampai saat ini sudah diamankan 1 orang terduga pelaku dengan inisial APD (direktur WO Ayu Puspita) beserta 4 pelaku lainnya,” ungkap pihak kepolisian.

Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara juga memberi sinyal bahwa status mereka dapat naik menjadi tersangka dalam waktu dekat jika bukti mencukupi.

Jumlah Korban Capai 87 Orang, Kerugian Ratusan Juta dan Terus Bertambah

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar, mengonfirmasi bahwa hingga kini tercatat 87 korban dari berbagai daerah.

“Masih kita kalkulasi, yang pasti sampai ratusan juta dari total semuanya,” paparnya.

Selain laporan di Polres Jakarta Utara, korban juga masuk ke Polda Metro Jaya. Penyidik kini memilah penanganan berdasarkan lokasi kejadian.

Modus Rayuan Ayu: Promo Murah dan Janji Manis yang Tak Pernah Terwujud

Dalam pemeriksaan, polisi mengungkap pola penipuan yang dipakai Ayu sejak 2024 hingga 2025.

Semua bermula dari promo besar-besaran yang sengaja dirancang untuk memancing pasangan calon pengantin.

"Ya, itu promo-promo itu yang juga merupakan salah satu modus yang dilakukan oleh Tersangka juga," kata Kompol Onkoseno.

Ayu menawarkan paket pernikahan yang jauh lebih murah dari harga pasar. Ketika klien sudah membayar, layanan yang dijanjikan tak pernah direalisasikan.

"Memberikan promo dengan harga yang lebih murah. Pada kenyataannya tidak terlaksana," jelasnya.

Tak hanya merugikan pasangan pengantin, Ayu juga meninggalkan jejak masalah terhadap vendor acara.

"Nah itu termasuk juga ada, tadi ada dari salah satu vendor juga yang melaporkan belum dibayar juga," bebernya.

Rayuan Emosional yang Membuat Korban Terbuai

Berdasarkan keterangan korban, Ayu kerap menyusun narasi yang membuat klien merasa aman.

Promo “limited”, janji pelayanan mewah, hingga komunikasi yang meyakinkan—semua digunakan untuk membangun kepercayaan.

Begitu pembayaran dilakukan, banyak korban mengaku sulit dihubungi atau diberikan alasan bertele-tele hingga mendekati hari pernikahan.

Rayuan harga murah disertai sikap ramah Ayu membuat banyak pasangan akhirnya tertipu tanpa curiga.

Kepercayaan semakin besar karena Ayu mengklaim telah berpengalaman menangani banyak acara, padahal vendor-vendor yang dipakai pun tak pernah dibayar.

Ayu Mengaku Tak Sanggup Bayar Ganti Rugi?

Beredar pula pengakuan bahwa Ayu tidak sanggup membayar ganti rugi kepada para korban.

Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa sejak awal, bisnis WO tersebut didirikan dengan pola gali lubang tutup lubang hingga akhirnya kolaps dan memunculkan puluhan laporan polisi.

Dengan jumlah korban yang terus bertambah, penyidik memprediksi total kerugian akan jauh lebih besar dari perhitungan awal.

Penyidik menyebut bahwa daftar korban kemungkinan tidak berhenti pada angka 87. Banyak pasangan lain yang mulai menyadari pola yang sama setelah kasus ini viral.

Dengan modus berjalan sejak 2024, polisi memperkirakan lebih banyak laporan akan masuk dalam waktu dekat. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #dugaan penipuan #wedding organizer #Ayu Puspita Dinanti