SOLOBALAPAN.COM - Kasus penipuan Wedding Organizer (WO) viral milik Ayu Puspita ("By Ayu Puspita") memasuki babak baru yang semakin membuat geram publik.
Saat ditagih pertanggungjawaban mengenai katering yang tidak datang di hari pernikahan, Ayu justru berkelit dengan alibi yang dinilai tidak masuk akal.
Bukannya meminta maaf dan mengembalikan dana, Ayu Puspita malah melempar kesalahan kepada mantan pegawainya.
Sementara itu, jumlah korban yang melapor ke polisi kini telah menembus angka 87 orang.
Alibi: 'Admin Resign Bawa Data'
Saat dikonfrontasi oleh keluarga pengantin mengenai absennya makanan, Ayu tampak santai memberikan alasan.
Ia berdalih bahwa kekacauan ini disebabkan oleh sejumlah adminnya yang mengundurkan diri (resign) secara mendadak pada hari Senin sebelumnya.
"Hari Senin ada beberapa admin yang resign. Pipit, Lina, Kiki, Sirli," sebut Ayu mencoba membela diri.
Ia mengklaim bahwa data katering dibawa oleh admin lama, sehingga admin pengganti kesulitan memproses pesanan.
"Jadi saya harus berusaha cari admin untuk backup... Sampai hari Jumat kesulitan untuk datanya," dalihnya.
Namun, alasan ini diragukan oleh para korban karena beberapa di antaranya mengaku masih berkomunikasi lancar dengan nama-nama pegawai yang disebutkan Ayu tersebut.
Uang Hangus, Makanan Tak Ada
Yang lebih menyakitkan hati, Ayu Puspita enggan mengembalikan uang (refund) kepada klien.
Ia beralasan uang tersebut sudah dibelanjakan untuk bahan baku, meskipun faktanya tidak ada satu pun makanan yang tersaji di meja prasmanan.
"Kalau untuk event memang ada kak (uangnya). Kalau katering kan sudah dikeluarkan juga (belanja)," kilahnya, meski barang bukti makanan nihil di lokasi.
Tragedi Pesta: Tamu Makan Pizza & Kebab Dadakan
Kekacauan manajemen Ayu Puspita berdampak fatal pada pesta pernikahan kliennya, Sabtu (6/12/2025).
Nana, kerabat salah satu pengantin, menceritakan sepupunya sampai menangis histeris di pelaminan.
"Acara sudah mulai, katering gak ada sama sekali," ungkap Nana.
Pihak WO terus berbohong dengan mengatakan katering "sudah dekat", namun menolak memberikan share location.
Demi menyelamatkan muka di depan tamu undangan, keluarga terpaksa memesan makanan online seadanya.
"Keluarga inisiatif GoFood dadakan... Jadi datang makanan kebab, pizza, begitu. Tapi gak cukup, tamunya banyak," cerita Nana pilu.
Keluarga bahkan harus memohon maaf secara terbuka melalui pengeras suara kepada para tamu.
Polisi: 87 Laporan Masuk
Pihak kepolisian bergerak cepat merespons kasus viral ini.
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Erick Frendriz, menegaskan bahwa unsur penipuan terlihat jelas karena uang sudah diterima namun janji tidak ditepati.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Grandiarso, mengungkapkan jumlah korban terus bertambah.
"Terjadi di berbagai tempat. Sudah ada 87 orang yang melaporkan Ayu Puspita. Kerugiannya masih kami kalkulasi," pungkasnya. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo