SOLOBALAPAN.COM - Pemeriksaan Ridwan Kamil (RK) di Gedung Merah Putih KPK pada Selasa (2/12) menjadi titik terang baru dalam polemik korupsi Bank BJB.
Dalam agenda klarifikasi selama enam jam, RK untuk pertama kalinya mengakui bahwa ia pernah memberikan uang kepada selebgram Lisa Mariana Presley Zulkandar.
RK menegaskan uang tersebut bukan berasal dari dana Bank BJB, melainkan dari kantong pribadinya.
"Itu konteksnya pemerasan dan itu uang pribadi," tegas RK saat keluar dari ruang pemeriksaan.
Pernyataan ini sekaligus meluruskan klaim Lisa yang sempat menyebut dirinya menerima uang RK untuk kebutuhan sang anak.
"Saya tidak bisa sebutkan nominalnya, kan buat anak saya," ujar Lisa saat itu.
Namun aliran dana yang sempat dikirim RK disebut berhenti, hingga hubungan pribadi mereka terungkap di publik.
KPK Bilang Punya Bukti Lain: Benarkah Semua Pakai Uang Pribadi?
Meski RK menegaskan semua pembelian kendaraan—termasuk Mercedes-Benz milik BJ Habibie dan motor Royal Enfield—dibayar dengan uang pribadi, KPK memberi sinyal sebaliknya.
"Tentu penyidik juga punya bukti-bukti lainnya ya," kata Jubir KPK Budi Prasetyo.
KPK memastikan penyidikan tidak hanya berpatokan pada keterangan RK, tetapi juga dokumen, transaksi keuangan, bukti elektronik, hingga hasil analisis PPATK.
Uang yang ditelusuri KPK diketahui turut digunakan RK untuk mencicil mobil klasik milik BJ Habibie melalui Ilham Habibie. Cicilan tersebut kemudian dikembalikan Ilham ke KPK.
Dana Bank BJB Sebenarnya Mengalir ke Mana?
Kasus korupsi pengadaan iklan Bank BJB periode 2021–2023 membuat negara merugi Rp 222 miliar. Kerugian itu disebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan nonbujeter.
Lima orang ditetapkan sebagai tersangka: Yuddy Renaldi, Widi Hartanto, Ikin Asikin Dulmanan, Suhendrik, dan Sophan Jaya Kusuma.
Meski belum ditahan, mereka sudah dicegah bepergian ke luar negeri.
Namun yang menarik, KPK belum pernah menyebut dana Bank BJB mengalir ke RK, termasuk terkait pemberian uang ke Lisa maupun pembelian kendaraan.
Dengan kata lain, sumber dana Rp 222 miliar itu hingga kini menjadi fokus utama penyidik, bukan aktivitas pribadi RK—setidaknya sampai bukti baru diungkap.
RK: Lega dan Menunggu Semua Jelas
Usai pemeriksaan, RK mengaku akhirnya bisa bernapas lebih lega.
"Saya sangat bahagia karena ini momen yang ditunggu-tunggu, berbulan-bulan ingin melakukan klarifikasi," ujarnya.
Menurut RK, ia sama sekali tidak mengetahui teknis pengadaan iklan di Bank BJB.
"Saya tidak mengetahui yang menjadi perkara dana iklan ini... Apalagi terlibat, menikmati hasilnya dan sebagainya," tambahnya.
Status Lisa: Jadi Tersangka di Dua Kasus Lain
Sementara itu, Lisa Mariana kini berstatus tersangka dalam dua kasus berbeda:
* Pencemaran nama baik terhadap RK oleh Bareskrim Polri
Penyebaran video pornografi oleh Polda Jabar
Kendati demikian, keterangan Lisa tetap menjadi bagian dari rangkaian fakta yang dianalisis KPK.
Jadi, Dana BJB untuk Apa? Publik Menunggu
Hingga kini, KPK masih mendalami aliran dana ratusan miliar di Bank BJB.
Sementara RK menegaskan semua uang yang diberikan kepada Lisa maupun pembelian kendaraan bersifat pribadi.
KPK belum mengeluarkan kesimpulan resmi dari pemeriksaan terbarunya terhadap RK.
Publik kini menunggu apakah bukti tambahan yang disebut penyidik akan mengubah arah kasus atau justru menguatkan pernyataan RK. (lz)
Editor : Laila Zakiya