SOLOBALAPAN.COM - Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat memunculkan kerusakan masif dan ratusan korban jiwa.
Di tengah situasi darurat itu, Presiden Prabowo Subianto turun langsung ke sejumlah titik terdampak untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan menyampaikan sejumlah janji pemulihan kepada para korban.
Kunjungan dilakukan ke empat wilayah: Tapanuli Tengah, Medan, Aceh Tenggara, dan Padang Pariaman.
Kehadirannya disambut antusias warga, terutama di Jorong Kasai, Nagari Kasang, Kabupaten Padang Pariaman yang menjadi salah satu titik parah terdampak banjir bandang.
Situasi Mulai Membaik, Presiden: “Alhamdulillah Sumatra sudah mulai membaik”
Saat tiba di Padang Pariaman, Presiden menyebut kondisi Sumbar sudah menunjukkan perbaikan dan distribusi bantuan semakin lancar.
“Alhamdulillah Sumatra sudah mulai membaik, Alhamdulillah juga bantuan sudah banyak yang sampai,” ujarnya.
Ia menerima laporan bahwa aliran listrik hampir 100 persen pulih, sementara jaringan air bersih dan asesmen infrastruktur vital terus dibenahi.
Deretan Janji Presiden Prabowo untuk Pemulihan Sumatra
Selama kunjungannya, Presiden Prabowo menyampaikan serangkaian komitmen pemulihan yang menjadi fokus pemerintah. Berikut rangkuman lengkapnya:
1. Perbaikan Jalan dan Jembatan Rusak
Prabowo menegaskan percepatan pembukaan akses yang terputus akibat banjir bandang.
“Kita segera akan membuka akses jalan putus, jembatan-jembatan yang rusak kita segera perbaiki,” kata Prabowo di Aceh Tenggara.
2. Rumah-Rumah Warga Akan Dibantu
Banyak rumah rusak berat maupun hanyut akibat banjir. Prabowo menyatakan pemerintah akan turun tangan.
“Semua Insya Allah kita akan perbaiki semuanya rumah-rumah yang rusak akan kita bantu,” ucapnya lagi di kesempatan berbeda.
3. Sekolah Rusak Jadi Prioritas
Selain infrastruktur umum, fasilitas pendidikan juga mendapat perhatian.
“Kita akan perbanyak perbaikan sekolah. Saya kira Kutacane sudah menerima layar (Interactive Flat Panel). Layar sudah?”
4. Pasokan Air Bersih Dibenahi
Di sejumlah titik, warga masih kesulitan air bersih.
“Air sedang dibenahi, jembatan-jembatan sedang kita bentuk semua. Insha Allah kita akan perbaiki semuanya.”
5. Listrik Dijanjikan Pulih Total
Masih ada wilayah yang gelap gulita akibat putusnya jaringan listrik.
“Listrik sebentar lagi saya kira bisa dibuka semuanya.”
6. BBM Diprioritaskan untuk Daerah Terisolasi
Keterbatasan BBM menjadi salah satu hambatan paling krusial dalam evakuasi dan pemulihan.
“Kita sekarang prioritas bagaimana bisa segera kirim bantuan-bantuan yang diperlukan, terutama BBM yang sangat penting.”
7. Desa Terisolasi Akan Dibuka
Akses yang rusak membuat sejumlah desa sulit ditembus.
“Ada berapa desa yang terisolasi, Insyaallah bisa kita tembus.”
8. Pemerintah Pastikan Anggaran Aman
Prabowo menyebut pemerintah sudah menyiapkan dana pemulihan hasil efisiensi anggaran pusat.
“Jadi Alhamdulillah, kita punya anggarannya. Kita lakukan penghematan banyak di pusat supaya sebanyak mungkin bisa kita alihkan untuk kepentingan rakyat terbawah, desa, kecamatan.”
9. Pemerintah Tidak Akan Membiarkan Korban Berjuang Sendiri
Untuk memberi ketenangan kepada para pengungsi, Presiden menegaskan komitmen negara hadir sepenuhnya.
“Kita semua satu keluarga besar, kita tidak akan membiarkan saudara-saudara sendiri memikul beban.”
Hal senada diucapkan saat berdialog dengan korban banjir di Padang Pariaman:
“Ini musibah, saya turut berduka cita dengan keluarga yang kehilangan… kita tidak akan membiarkan saudara-saudara sendiri memikul beban.”
10. Akan Sikat Koruptor dan Alihkan Kekayaan Negara ke Rakyat
Dalam dialog dengan warga, Prabowo menegaskan tekadnya menjaga uang negara agar tidak lagi bocor.
“Yang penting saya harus mengelola di pusat supaya kekayaan negara benar-benar untuk rakyat, supaya tidak ada kebocoran, tidak ada maling-maling yang mencuri uang rakyat.”
“Uang yang mereka curi nanti kita alirkan semua ke rakyat.”
Data BNPB: 604 Meninggal, 464 Hilang, dan 1,5 Juta Terdampak
BNPB mencatat dampak bencana di tiga provinsi sangat besar:
604 orang meninggal, 464 masih hilang, 1,5 juta terdampak, dan lebih dari 570 ribu warga mengungsi.
Ribuan rumah dan ratusan fasilitas publik rusak, termasuk 271 jembatan yang menjadi akses vital.
Kondisi ini membuat langkah pemerintah memulihkan infrastruktur menjadi krusial agar aktivitas masyarakat bisa berangsur normal.
Prabowo Menegaskan Tantangan Perubahan Iklim
Dalam kunjungannya di Tapanuli Tengah, Prabowo mengingatkan bahwa bencana-bencana besar ini semakin sering terjadi akibat cuaca ekstrem.
“Kita bersyukur cuaca membaik. Ramalannya juga yang terburuk sudah lewat.”
“Perubahan iklim kita harus hadapi dengan baik… semuanya harus siap menghadapi kondisi perubahan iklim yang berpengaruh.”
Disambut Warga hingga Diusulkan Jadi Presiden Seumur Hidup
Antusiasme warga terlihat saat kunjungan ke Aceh Tenggara. Bupati Aceh Tenggara bahkan menyampaikan harapan khusus:
“Kalau bisa Pak Prabowo jadi presiden seumur hidup.”
Namun Prabowo langsung menggeleng dan memberi gestur menolak. (lz)
Editor : Laila Zakiya