Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

UPDATE! Korban Meninggal Bencana Sumbar Capai 129 Jiwa, BNPB: 118 Korban Lain Masih Hilang!

Damianus Bram • Senin, 1 Desember 2025 | 17:27 WIB
Kerusakan akibat banjir yang membawa material pohon dan lumpur di pemukiman rumah warga di wilayah Lubuk Minturun, Koto Tengah, Kota Padan, Sumbar, pada Kamis (27/11/2025).
Kerusakan akibat banjir yang membawa material pohon dan lumpur di pemukiman rumah warga di wilayah Lubuk Minturun, Koto Tengah, Kota Padan, Sumbar, pada Kamis (27/11/2025).

SOLOBALAPAN.COM - Angka korban jiwa pasca-bencana yang melanda Sumatera Barat (Sumbar) terus bertambah.

Data terakhir yang diterima oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total 129 korban meninggal dunia dan 118 korban lainnya yang masih dinyatakan hilang.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyampaikan secara langsung pembaruan data korban meninggal dunia dan korban hilang pasca bencana di Sumbar.

Selain itu, Suharyanto juga mendapat informasi bahwa sebanyak 16 korban mengalami luka-luka dan dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.

”Korban jiwa meninggal dunia 129, kemudian yang hilang 118 dan 16 luka-luka,” terang Suharyanto kepada awak media, dilansir dari JawaPos.com, Senin (1/12/2025).

Ribuan Jiwa Mengungsi di 10 Titik Terdampak

Para korban terdampak bencana di Sumbar tersebar di 10 lokasi, termasuk Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, Kota Padang, Padang Pariaman, Tanah Datar, Pasaman Barat, Pasaman, Solok, Kota Solok, dan Pesisir Selatan.

Hingga saat ini, BNPB mencatat ada 11.820 kepala keluarga atau 77.918 jiwa yang mengungsi akibat bencana di Sumbar.

”Dengan konsentrasi (pengungsi) terbesar di Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan,” jelas Suharyanto.

Akses Jalan Terputus, Bantuan Logistik Terus Disalurkan

Suharyanto mengungkap kondisi sejumlah ruas jalan provinsi dan nasional yang masih terputus, termasuk ruas Koto Mambang–Balingka, Pasar Baru–Alahan Panjang, Panti–Simpang IV, serta jalan nasional Padang Panjang–Sicincin dan Simpang Taman–Batas Lubuk Sikaping.

”Upaya pembukaan akses terus dilakukan agar distribusi bantuan dapat menjangkau seluruh titik terdampak. Secara umum masih bisa dilalui lewat jalur darat,” terangnya.

Perwira tinggi bintang tiga TNI AD itu memastikan bahwa bantuan logistik ke Padang Pariaman dan Pesisir Selatan sudah tiba. Delapan titik lainnya dalam perjalanan dan dikawal ketat oleh Polda Sumbar.

BNPB juga mengerahkan pesawat Caravan 208B dan Helikopter Bell 505 untuk mendukung mobilisasi logistik, khususnya menuju wilayah yang masih tertutup akses darat.

Bantuan Presiden berupa 39 unit Starlink, 39 genset, tenda, LCR, dan 2.000 dus mie instan telah tiba di Bandara Minangkabau. (dam)

Editor : Damianus Bram
#bencana sumbar #banjir bandang #sumatera barat #longsor #korban meninggal #bnpb