SOLOBALAPAN.COM - Panggung kompetisi Dangdut Academy 7 (DA7) Indosiar mendadak menjadi sorotan tajam warganet.
Bukan karena persaingan sengit para academia, melainkan akibat sebuah insiden kontroversial yang melibatkan bintang tamu, seleb TikTok Boger Bojinov.
Potongan video penampilan Boger kini viral di berbagai media sosial.
Dalam video tersebut, aksi joget enerjik khas Boger dianggap tidak pantas karena diiringi oleh musik latar (backsound) yang menyerupai lantunan kalimat suci.
Kronologi: Joget 'Ngebor' dengan Musik Sakral
Kejadian bermula saat Boger Bojinov naik ke atas panggung DA7 untuk menghibur penonton. Sesuai ciri khasnya, ia melakukan gerakan joget ekspresif ala "goyang ngebor".
Awalnya, aksi ini dianggap hiburan biasa. Namun, telinga publik langsung menangkap kejanggalan pada musik pengiring yang dimainkan oleh band.
Instrumen dan nada yang terdengar sangat mirip dengan irama qasidah "Lailahaillallah", kalimat tauhid yang sangat sakral bagi umat Islam.
Kombinasi antara gerakan joget yang "liar" dengan musik yang bernuansa religi inilah yang memantik amarah publik.
Kolom komentar di TikTok, X, dan Instagram langsung dibanjiri tudingan pelecehan agama.
Reaksi Sigap Gilang Dirga: 'Stop Musik!'
Untungnya, tim produksi di panggung menyadari adanya ketidaksesuaian tersebut dengan cepat.
Dalam rekaman siaran langsung, host Gilang Dirga terlihat sigap mengambil tindakan.
Gilang terdengar langsung meminta band pengiring untuk menghentikan musik tersebut dan segera menggantinya dengan lagu lain yang lebih relevan dengan konsep hiburan, demi mencegah situasi semakin runyam.
Klarifikasi Indosiar: Kesalahan Koordinasi
Menanggapi bola panas yang bergulir liar, pihak Indosiar akhirnya merilis pernyataan resmi.
Stasiun televisi tersebut menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh pemirsa dan masyarakat Indonesia.
Indosiar menegaskan bahwa insiden tersebut terjadi murni karena kesalahan koordinasi internal dan masalah teknis, bukan karena unsur kesengajaan untuk melecehkan.
"Musik yang muncul di tayangan tersebut seharusnya hanya bagian kecil dari opening, namun karena kesalahan teknis, ada bagian yang seharusnya tidak tayang tetapi tetap terputar," jelas perwakilan Indosiar.
Pihak Indosiar berjanji akan menjadikan insiden ini sebagai evaluasi serius agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo