SOLOBALAPAN.COM - Drama tumbler Tuku milik Anita Dewi yang hilang di KRL dan sempat menjadi isu nasional ternyata mendapatkan respons dari kalangan pejabat tinggi.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas), memberikan sindiran humoris soal viralnya kasus tersebut dalam sebuah pertemuan dengan kader PAN.
Dalam video yang diposting akun TikTok resmi PAN @amanat_nasional, Kamis (27/11/2025), terlihat Zulhas mengangkat sebuah tumbler di hadapan sejumlah kadernya.
Ia memulai dengan membahas tujuan positif penggunaan tempat minum tersebut untuk mengurangi sampah plastik.
"Jangan lupa pake tumbler, tumbler ini mengurangi sampah plastik," ucap Zulhas.
Namun, dengan nada bercanda, Zulhas langsung mengaitkan tumbler tersebut dengan drama viral yang baru saja usai.
Ia berujar kepada Eko Patrio agar tumbler itu jangan sampai ketinggalan dan hilang.
"Tapi jangan lupa Sekjen, jangan sampai ketinggalan ininya (tumbler), jangan sampe hilang, nanti satu Indonesia rusuh," ucap Zulhas sambil bercanda.
Sontak, ucapan Zulhas tersebut menuai gelak tawa dari para kader PAN yang berada di ruangan tersebut, menunjukkan betapa luasnya dampak drama tumbler Tuku di media sosial.
Petugas KAI Batal Dipecat, Kasus Berakhir Damai
Sebagai informasi, kasus ini bermula dari unggahan Anita Dewi yang mengaku kehilangan tumbler Tuku seharga Rp300 ribu di KRL.
Unggahan itu menjadi viral dan sempat menyeret petugas keamanan KAI Commuter bernama Argi yang dituding lalai hingga terancam kehilangan pekerjaan.
Namun, akhir dari drama ini berujung manis. PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan petugas Argi tidak dipecat dan tetap bertugas, menepis isu yang beredar.
Kedua belah pihak yang terlibat dalam insiden viral ini telah mencapai kesepakatan damai secara kekeluargaan melalui mediasi.
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menegaskan komitmen perusahaan untuk melindungi karyawannya.
"Argi tetap menjadi karyawan KAI Group serta bagian dari garda terdepan pelayanan. Terus semangat bertugas dan memberikan layanan terbaik kepada pelanggan," ujar Bobby, Kamis (27/11/2025).
Hal ini sekaligus menepis isu pemecatan yang sempat beredar di media sosial. (dam)
Editor : Damianus Bram