Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Ayah Tiri Alvaro Tewas Usai Disebut Sempat Kirim Ancaman, Fakta Baru Motif Dendam Terkuak

Laila Zakiya • Selasa, 25 November 2025 | 19:32 WIB

 

Nahasnya nasib Alvaro, bocah 6 tahun yang diduga dibunuh ayah tirinya.
Nahasnya nasib Alvaro, bocah 6 tahun yang diduga dibunuh ayah tirinya.

SOLOBALAPAN.COM - Kasus kematian tragis Alvaro Kiano Nugroho (6) kembali mengguncang publik setelah rangkaian temuan terbaru mengungkap sisi gelap yang lebih dalam dari tindakan sang ayah tiri, Alexander Iskandar.

Kini, publik dibuat semakin geram setelah Alexander ditemukan tewas diduga bunuh diri di ruang konseling kepolisian, tak lama setelah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan.

Akhiri Hidup di Ruang Konseling Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka

Alexander Iskandar ditemukan meninggal dunia pada Senin, 24 November 2025.

Ia diduga nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri menggunakan celana panjang yang dikenakannya.

"Diduga bunuh diri di dalam ruang konseling," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, dikutip dari Detik.com.

Pihak kepolisian memastikan Alexander bukan meninggal di sel tahanan, melainkan di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan.

”Yang bersangkutan diduga bunuh diri di dalam ruang konseling. Bukan di sel tahanan,” ujar Kombes Budi Hermanto.

Kasi Propam Polres Metro Jaksel, Kompol Bayu Agung Ariyanto, juga membenarkan bahwa pihaknya memeriksa dua personel piket terkait pengawasan saat kejadian.

”Terkait (tersangka) bunuh diri, kami sudah memeriksa 2 personel yang saat itu piket,” ujarnya dikutip dari JawaPos.com.

Dendam dan Pesan Ancaman Sebelum Menculik Alvaro

Motif utama dugaan pembunuhan disebut berasal dari dendam Alexander terhadap istrinya yang bekerja di Malaysia. Ia kerap menuduh sang istri berselingkuh.

“Jadi motifnya sudah ada dorongan dan terakumulasi. Diduga istrinya memiliki pria idaman lain,” ujar Kombes Budi, dikutip dari YouTube Kompas TV.

Yang lebih mengerikan, sebelum menculik dan menghabisi nyawa Alvaro, Alexander ternyata sempat terang-terangan mengirim pesan ancaman kepada istrinya.

“Penyelidik menemukan adanya indikasi kuat dorongan emosional pelaku. Dari handphone yang diamankan, terlapor setelah terang-terangan menuliskan kalimat, gimana caranya gue balas dendam,” jelasnya.

Digerakkan oleh amarah tersebut, Alexander membawa Alvaro pada 6 Maret 2025 dan membekap bocah itu hingga tewas.

Pengakuan Sang Nenek: Alibi Palsu dan Keluarga yang Diduga Menutupi

Sayem, nenek Alvaro, mengaku sudah lama curiga karena banyak kejanggalan yang terjadi di rumah pelaku.

Bahkan, adik Alexander disebut pernah memberikan alasan palsu ketika tetangga mencium bau busuk dari rumah.

“Katanya bukan, itu mah bangkai anjing. Jadi keluarganya terlibat semua,” kata Sayem.

Ia juga mengungkap bahwa Alvaro awalnya diajak membeli mainan oleh sang ayah tiri—ajakan yang ternyata berujung menjadi perangkap terakhir baginya.

"Pelaku mengajak Alvaro membeli mainan, namun ternyata korban dibekap dengan handuk," tutur Sayem.

Jasad Alvaro kemudian dibungkus plastik dan diikat pada pohon di dekat sungai oleh seorang “orang suruhan” yang membawa jasadnya ke Bogor.

 

Ikut Mencari, Padahal Dialah Pelakunya

Yang membuat keluarga kian terpukul adalah fakta bahwa Alexander sempat berpura-pura ikut mencari Alvaro selama berbulan-bulan.

Tugimin, kakek Alvaro, mengatakan: “Bapak tirinya itu juga ikut membantu mencari… Nah itu nyari berdua sampai malam baru pulang.”

Pencarian berlangsung selama 8 bulan, hingga akhirnya jasad Alvaro ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka di wilayah Kali Cilalay, Bogor, pada 23 November 2025.

Kematian Pelaku Tak Hentikan Penyidikan

Meskipun Alexander telah meninggal, polisi menegaskan penyidikan tidak akan berhenti.

Fokus kini mengarah pada dugaan keterlibatan pihak lain, termasuk sosok “orang suruhan” yang membawa jasad Alvaro ke Bogor.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, memastikan identitas tersangka sebelumnya. “Iya (ayah tiri korban).”

Publik kini berharap kasus ini diusut tuntas hingga semua yang terlibat mendapat pertanggungjawaban hukum. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #Alvaro #penculikan anak #anak hilang