Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Bikin Geger! 6 Telepon Misterius ke 110, Ternyata Ulah Anak 7 Tahun

Damianus Bram • Sabtu, 22 November 2025 | 22:01 WIB
Polisi mendatangi lokasi penelpon layanan darurat Command Centre 110 Polres Metro Jakarta Pusat hingga enam kali, pada Rabu (19/11).
Polisi mendatangi lokasi penelpon layanan darurat Command Centre 110 Polres Metro Jakarta Pusat hingga enam kali, pada Rabu (19/11).

SOLOBALAPAN.COM - Layanan darurat Command Center 110 Polres Metro Jakarta Pusat dibuat geger setelah menerima enam panggilan misterius beruntun dari satu nomor warga pada Rabu (19/11/2025) sekitar pukul 13.25 WIB.

Setiap panggilan langsung terputus begitu tersambung, memunculkan dugaan adanya situasi gawat darurat yang membutuhkan pertolongan cepat.

Polisi pun bergerak cepat, namun setelah dilacak, sumber panggilan ternyata adalah ulah anak berusia 7 tahun yang tak sengaja menekan nomor darurat.

Polisi Gerak Cepat: Menerjunkan Tim ke Johar Baru

Baca Juga: SELAMAT! Al Ghazali dan Alyssa Daguise Bagikan Kabar Kehamilan Anak Pertama, Maia Estianty Komen Begini..

Mendapati pola panggilan yang mencurigakan dan berpotensi menyangkut nyawa, Kabag Ops AKBP Askhabul Kahfi langsung menggerakkan tim Command Center 110 untuk melakukan pelacakan lokasi.

Tim segera berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Johar Baru, dan informasi diteruskan kepada Kanit Reskrim IPTU Boy Fernanda Malau.

Sebagai langkah quick response, tim opsnal segera diterjunkan menuju alamat pemilik nomor di kawasan Johar Baru Utara III, Gang 6, Jakarta Pusat.

Setelah pengecekan, dugaan keadaan darurat serius tidak terbukti. Nomor penelepon memang milik warga bernama Saleh Firdaus.

Namun, penelepon sesungguhnya adalah putranya, Arkan Rafi (7), yang tanpa sengaja menekan nomor darurat 110 saat sedang mencoba menghubungi layanan pengaduan operator seluler.

Kapolres Jakarta Pusat: Panggilan 110 Adalah Prioritas Nyawa

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menegaskan bahwa setiap laporan yang masuk ke Command Center 110 akan selalu direspons serius tanpa pengecualian.

"Setiap panggilan ke 110 adalah prioritas. Tidak boleh ada yang diabaikan, karena bisa saja menyangkut nyawa. Kami bersyukur situasi kali ini tidak terjadi sesuatu, namun respons cepat tetap wajib dilakukan," ujarnya, dikutip dari JawaPos.com, Sabtu (22/11/2025).

Insiden ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk mengawasi penggunaan telepon oleh anak-anak guna menghindari terganggunya layanan darurat 110 yang sangat penting dan bersifat prioritas. (dam)

Editor : Damianus Bram
#command center #Layanan Darurat #110 #polres metro jakarta pusat