SOLOBALAPAN.COM - Menjelang tutup tahun 2025, pertanyaan mengenai pencairan bantuan sosial (Bansos) PKH dan BPNT periode November–Desember membanjiri pencarian publik.
Pemerintah telah memastikan penyaluran Bansos tahap keempat (tahap akhir 2025) tetap berjalan.
Namun, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan paket bantuan ini sudah final dan tidak ada tambahan stimulus baru hingga akhir tahun.
KPM wajib tahu, kapan Bansos PKH dan BPNT tahap akhir ini cair, dan bagaimana cara mengeceknya.
Jadwal Pencairan PKH dan BPNT Tahap Akhir 2025
Penyaluran PKH dan BPNT pada November–Desember 2025 merupakan tahap keempat, yang juga merupakan tahap terakhir dari total empat tahap pencairan bansos dalam setahun.
Kemensos menegaskan bahwa tidak ada tanggal pasti yang diumumkan secara terbuka untuk seluruh daerah.
Pencairan dana masuk ke rekening Bank Himbara atau penyaluran di Kantor Pos bisa berbeda di setiap wilayah.
Sedangkan untuk mekanisme pencairan menyesuaikan proses verifikasi dan validasi data KPM di daerah.
Untuk itu, masyarakat diminta melakukan pengecekan secara mandiri melalui situs atau aplikasi resmi Kemensos.
Panduan Lengkap Cek Bansos PKH–BPNT November–Desember 2025
KPM dapat memantau status penerima dan tanggal pencairan dana secara mandiri melalui dua kanal resmi Kemensos:
1. Cek via Website Cek Bansos Kemensos
Buka laman resmi cekbansos.kemensos.go.id.
Isi data wilayah: Pilih Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan.
Masukkan nama lengkap KPM sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Isi kode huruf yang muncul (captcha) di kolom yang tersedia.
Klik tombol “Cari Data”.
Sistem akan menampilkan status penerima (Ya/Tidak) dan jenis bantuan yang diterima. Jika tidak terdaftar, akan muncul keterangan 'Tidak Terdapat Peserta/PM'.
2. Cek via Aplikasi Cek Bansos Kemensos
Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store (untuk pengguna baru).
Pilih “Buat Akun” dan isi data diri (NIK, alamat, email, password).
Unggah foto KTP dan foto selfie (swafoto) Anda.
Setelah akun terverifikasi melalui email, login ke aplikasi.
Buka menu 'Profil' untuk melihat status penerima dan jenis bansos yang diterima.
Melalui aplikasi ini, KPM juga bisa memantau apakah bantuan sudah cair ke rekening Bantuan Sosial.
Besaran Dana yang Diterima KPM
Dilansir dari JawaPos.com, nominal bansos PKH berbeda-beda sesuai kategori, sedangkan BPNT dicairkan tiga bulan sekali.
Besaran Bansos PKH 2025
Nominal bantuan PKH berbeda-beda sesuai kategori penerima:
- Ibu hamil: Rp 3 juta/tahun (Rp 750 ribu/tahap)
- Anak usia dini: Rp 3 juta/tahun (Rp 750 ribu/tahap)
- Siswa SD: Rp 900 ribu/tahun (Rp 225 ribu/tahap)
- Siswa SMP: Rp 1,5 juta/tahun (Rp 375 ribu/tahap)
- Siswa SMA: Rp 2 juta/tahun (Rp 500 ribu/tahap)
- Disabilitas berat: Rp 2,4 juta/tahun (Rp 600 ribu/tahap)
- Lansia 60+: Rp 2,4 juta/tahun (Rp 600 ribu/tahap)
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp 10,8 juta/tahun (Rp 2,7 juta/tahap)
Besaran Bansos BPNT 2025
BPNT diberikan Rp 200.000 per bulan, namun dicairkan per tiga bulan.
Artinya, setiap penerima akan menerima:
- Rp 600.000 per tahap, langsung masuk ke rekening KKS (Kartu Keluarga Sejahtera)
- Pencairan dapat dilakukan melalui bank-bank Himbara
BLT Kesra: Tambahan Bansos untuk 30 Juta Lebih Penerima
Selain PKH dan BPNT, pemerintah juga menyalurkan BLT Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) kepada 30,04 juta penerima.
Rinciannya:
- 20,88 juta penerima penebalan (tambahan manfaat)
- 14,15 juta penerima baru
Program ini menjadi pelengkap untuk memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga memasuki akhir tahun.
Kesimpulannya, bansos PKH–BPNT November–Desember 2025 sudah memasuki tahap pencairan terakhir. Meski demikian, tidak ada tanggal pasti. Pengecekan wajib dilakukan melalui situs atau aplikasi resmi Kemensos.
Pemerintah juga menyalurkan BLT Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) kepada 30,04 juta penerima sebagai pelengkap untuk memperkuat perlindungan sosial hingga akhir tahun. (dam)
Editor : Damianus Bram