Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Densus 88 Turun Tangan! Puslabfor Uji Serbuk Misterius Ledakan SMAN 72, Polisi Telusuri Senjata Mainan dengan Simbol dan Tulisan Neo-Nazi

Damianus Bram • Minggu, 9 November 2025 | 22:59 WIB
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menjenguk korban ledakan SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakut, di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih pada Sabtu (8/11).
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menjenguk korban ledakan SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakut, di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih pada Sabtu (8/11).

SOLOBALAPAN.COM – Penyelidikan mendalam terus dilakukan terkait ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (7/11/2025) siang.

Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri kini tengah menguji serbuk yang ditemukan di lokasi kejadian, yang diduga berkaitan dengan bahan peledak.

Beredar pula foto yang menunjukkan serbuk serupa ditemukan saat penggeledahan di rumah salah satu siswa yang diduga sebagai pelaku di balik insiden tersebut.

“Dari rangkaian kegiatan kepolisian, kami melakukan penggeledahan untuk memilah persesuaian antara barang bukti di TKP dengan barang bukti yang ditemukan saat penggeledahan,” terang Kombes Pol Bhudi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, dikutip dari JawaPos.com, Minggu (9/11/2025).

Densus 88 Telusuri Jaringan dan Paham Neo-Nazi

Kombes Pol Bhudi menjelaskan, pemeriksaan lanjutan terhadap serbuk tersebut merupakan kewenangan scientific investigation dari Puslabfor. Namun, penyelidikan tidak berhenti di situ.

Tim gabungan dari Densus 88 Antiteror dan Gegana juga tengah menganalisis motif serta kemungkinan jaringan yang terlibat.

Dalam olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas menemukan senjata mainan dengan simbol dan tulisan yang diduga terkait paham Neo-Nazi dan terorisme.

Meskipun sejauh ini belum ditemukan hubungan langsung dengan jaringan teror tertentu, polisi terus mendalami asal bahan peledak dan motif di balik peristiwa yang menyebabkan 96 korban luka ini.

Fokus Pemulihan Siswa dan KPAI

Polri, kata Bhudi, menekankan agar kegiatan belajar mengajar di sekolah dapat segera kembali normal.

Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk menyiapkan tim trauma healing bagi para korban dan siswa lain yang terdampak.

“Kami berharap masyarakat bersabar. Dalam waktu dekat, Bapak Kapolda akan merilis hasil lengkap dari seluruh satuan kerja,” pungkas Bhudi, memastikan penyelidikan berjalan profesional. (dam)

Editor : Damianus Bram
#SMAN 72 Jakarta #puslabfor #Serbuk #ledakan #neo nazi #polri #densus 88