Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Rudapaksa, Bunuh, hingga Bawa Kabur Honda Jazz Milik Dosen Erni Yuniati di Jambi, Begini Cara Licik Bripda Waldi Tutupi Aksinya

Laila Zakiya • Selasa, 4 November 2025 | 16:19 WIB
Bripda Waldi oknum polisi pelaku pembunuhan di Jambi.
Bripda Waldi oknum polisi pelaku pembunuhan di Jambi.

SOLOBALAPAN.COM — Kasus pembunuhan tragis terhadap dosen cantik Erni Yuniati (37) di Kabupaten Bungo, Jambi, kini menjadi salah satu peristiwa paling mengejutkan tahun ini.

Pelakunya bukan orang biasa — melainkan anggota polisi aktif bernama Bripda Waldi Aldiyat (22) dari Propam Polres Tebo.

Tak hanya menghabisi nyawa korban, pelaku juga diduga memperkosa, mencuri harta benda, hingga berusaha menghapus jejak kejahatannya dengan cara licik.

Kronologi: Dosen Ditemukan Tewas Mengenaskan di Rumahnya

Jasad Erni Yuniati, yang menjabat sebagai Ketua Program Studi S1 Keperawatan di Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio (IAKSS) Muaro Bungo, ditemukan pada Sabtu (1/11/2025) di rumahnya, Dusun Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbo Tengah, Bungo.

Warga menemukan tubuh korban dalam kondisi mengenaskan, dengan banyak luka lebam di wajah, leher, dan kepala.

Hasil visum juga mengungkap dugaan rudapaksa, lantaran ditemukan cairan sperma di celana dalam korban.

Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono membenarkan hal tersebut dan menyebut pembunuhan ini disertai tindakan pelecehan.

“Diduga iya, karena hasil visum menyebutkan adanya sperma di celana korban,” ujarnya.

Motif Asmara dan Pertengkaran Cemburu

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa Erni dan Waldi menjalin hubungan asmara sejak April 2025 setelah berkenalan lewat Instagram.

Keduanya intens berkomunikasi dan sempat menjalin hubungan dekat.

Namun, hubungan itu berubah menjadi tragis. Berdasarkan keterangan pelaku, Erni disebut cemburu dengan pacar lain yang dimiliki Waldi.

Cekcok pun terjadi hingga berujung pada pembunuhan.

“Korban cemburu dengan pacar pelaku dan membandingkan-bandingkan. Lalu korban menghina pelaku dengan kata-kata yang menyakitkan pelaku, maka terjadi cekcok,” jelas AKBP Natalena.

Cara Licik Bripda Waldi Tutupi Aksinya

Setelah membunuh Erni, Bripda Waldi berusaha menutupi kejahatannya dengan berbagai cara licik.

Pelaku sempat membersihkan lokasi kejadian, menghapus jejak darah, hingga mencuri barang-barang korban seperti mobil Honda Jazz, motor Honda PCX, iPhone, dan perhiasan.

Kapolres Bungo menyebut Waldi bahkan mencoba mengelabui penyidik agar pembunuhan itu terlihat seperti pencurian dengan kekerasan.

“Agar terkesan bahwa telah terjadi pembunuhan dari pencurian dengan kekerasan,” kata Natalena.

Namun yang paling mengejutkan, pelaku ternyata memakai wig (rambut palsu) saat keluar dari rumah korban.

Langkah ini dilakukan agar saksi di sekitar lokasi tidak mengenalinya.

“Pelaku menggunakan wig setelah terjadi pembunuhan. Wig digunakan pelaku untuk menutupi identitas dirinya saat aksinya memindahkan motor dan mobil korban,” ujar Natalena.

Tak berhenti di situ, Waldi juga sempat membalas pesan WhatsApp di ponsel korban untuk mengelabui teman-teman Erni agar mengira korban masih hidup.

“HP korban di dalam mobil. Jadi, sempat ada WA dengan salah satu sahabat korban, ketika pagi itu yang menjawab kami menduga sudah bukan lagi korban,” tutur Kapolres.

Penangkapan Cepat dalam 24 Jam

Setelah dilakukan penyelidikan intensif dan pelacakan digital, Bripda Waldi akhirnya ditangkap di kosnya di wilayah Tebo Tengah pada Minggu (2/11/2025) — kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan.

Dalam penangkapan itu, polisi juga menyita Honda Jazz milik korban, sementara motor PCX ditemukan di depan RS Hanafie Bungo.

Kini, Waldi telah ditahan di Mapolres Bungo untuk menjalani proses hukum.

AKBP Natalena menegaskan bahwa kasus ini akan ditangani secara profesional tanpa pandang bulu.

“Meskipun pelaku adalah oknum anggota Polri, penegakan hukum tetap dilakukan tanpa perlakuan khusus,” tegasnya. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #Bripda Waldi #asmara #Erni Yuniati #Rudapaksa #kabupaten bungo #pembunuhan #jambi