Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Siapa Admin Tim Media Sosial Wali Kota Eri Cahyadi yang Bocor Sebut Epok-epok Keliling? Kini Jadi Sorotan hingga Putuskan Mundur dari Pekerjaan

Laila Zakiya • Minggu, 2 November 2025 | 22:47 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

SOLOBALAPAN.COM - Jagat maya tengah ramai membicarakan insiden mic bocor saat siaran langsung (live) akun resmi Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Pasalnya, dalam live tersebut terdengar suara admin tim media sosial yang tanpa sadar melontarkan candaan tentang video kegiatan lapangan sang wali kota — yang belakangan disebut “epok-epok keliling”, alias pura-pura kerja.

Candaan itu viral di berbagai platform, menimbulkan perdebatan di publik, hingga menyeret nama si admin yang akhirnya minta maaf dan mengundurkan diri dari jabatannya.

Bocornya Live “Epok-epok Keliling” yang Bikin Geger

Kejadian bermula ketika akun media sosial resmi milik Wali Kota Surabaya sedang melakukan live Instagram pada Jumat (31/10/2025).

Saat itu, admin berniat menjeda siaran, namun mikrofon ternyata masih aktif, merekam percakapan santai di balik layar.

Dalam video yang tersebar di TikTok dan Instagram, terdengar suara perempuan yang berkata:

“Kalau seperti ini, Mat, videonya kan bagus. Kita simpan saja dulu kalau nanti hujan bisa dipakai, seolah-olah bapak turun.”

Tak berhenti di situ, sang admin menambahkan dengan tawa kecil:

“Kan nyipratin bapak disemprot, kayak gini kan bagus tuh bapak turun. Videonya kita simpan dulu aja, biar besok hujan bisa dipakai ya, epok-epok keliling.”

Ungkapan tersebut langsung memicu berbagai spekulasi. Sebagian warganet menilai pernyataan itu bisa menimbulkan kesan bahwa aktivitas lapangan Eri Cahyadi hanyalah pencitraan.

Dalam waktu singkat, video ini diunggah oleh akun TikTok @exploretuban dan ditonton lebih dari 1,3 juta kali.

Siapa Sosok Admin di Balik Kejadian Ini?

Belakangan terungkap, sosok di balik suara tersebut adalah Hening Dzikrillah, admin media sosial resmi Wali Kota Surabaya.

Perempuan berhijab itu pun muncul ke publik untuk memberikan klarifikasi dan permintaan maaf terbuka melalui akun Instagram pribadinya, @heningdzikrillah.

Dalam video berdurasi satu menit, Hening terlihat menahan tangis dan menyampaikan penyesalan mendalam:

“Terkait kejadian pengelolaan akun media sosial milik Pak Wali Kota Surabaya, saya memohon maaf sebesar-besarnya atas apa yang saya lakukan. Ini murni kesalahan pribadi saya, meskipun konteksnya saya bercanda dengan teman semobil saya.”

Hening juga menegaskan bahwa Eri Cahyadi tidak terlibat langsung dalam proses pengelolaan akun media sosialnya. Semua unggahan dan siaran dilakukan sepenuhnya oleh tim admin.

“Pak Wali sama sekali tidak tahu soal ini. Tapi saya sadar, ucapan saya membawa dampak besar bagi nama baik beliau. Untuk itu saya minta maaf sebesar-besarnya,” ujarnya dengan suara bergetar.

Putuskan Mundur dari Tim Media Sosial Pemkot

Sebagai bentuk tanggung jawab moral, Hening memilih mengundurkan diri dari posisinya sebagai admin media sosial Pemkot Surabaya.

“Dengan penuh rasa tanggung jawab, saya memohon maaf kepada Pak Wali, dan saya mengajukan pengunduran diri,” katanya.

“Besar harapan saya Pak Wali Kota dapat memaafkan saya meskipun hingga kini saya belum sempat berkomunikasi langsung dengan beliau.”

Langkah ini mendapat banyak apresiasi dari publik. Banyak warganet menilai bahwa Hening telah menunjukkan sikap profesional dan berani menanggung konsekuensi, sesuatu yang jarang terlihat dalam birokrasi pemerintahan.

“Salut sih, dia sadar dan langsung mundur. Jarang banget ada yang kayak gini,” tulis akun @ninisunaryo di TikTok.

“Bikin salah itu manusiawi, tapi tanggung jawab itu luar biasa,” tulis lainnya. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#eri cahyadi #live medsos #wali kota surabaya #viral facebook