Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Melda Safitri Kini Diberi Uang Tunai Segepok oleh Sultan Aceh Usai Diceraikan Suami Saat Jadi ASN, Karma Instan?

Didi Agung Eko Purnomo • Minggu, 26 Oktober 2025 | 00:58 WIB
Melda Safitri diberi uang segepok oleh sultan Aceh.
Melda Safitri diberi uang segepok oleh sultan Aceh.

SOLOBALAPAN.COM - Hukum tabur tuai tampaknya sedang berlaku dalam kisah pilu Melda Safitri (33), ibu dua anak asal Aceh Singkil.

Setelah curhatannya yang dicampakkan oleh sang suami tepat tiga hari sebelum dilantik menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) viral, Melda kini justru mendapatkan "rejeki nomplok".

Di tengah perjuangannya menghidupi dua anak dengan berjualan gorengan, Melda tak kuasa menahan tangis haru saat seorang pengusaha sukses berjuluk 'Sultan Aceh', Shella Saukia, mendatanginya dan memberinya segepok uang tunai.

'Allah Maha Adil'

Momen haru ini dibagikan langsung oleh Shella Saukia melalui akun Instagram-nya.

Terlihat Melda Safitri menangis sesenggukan saat menerima bantuan yang tak terduga tersebut. Shella pun berusaha menguatkan Melda.

"Alhamdulillah insyaAllah setelah ini derajat Kak Melda diangkat sama Allah Swt… Semangaaat ya,” tulis Shella dalam unggahannya (24/10/2025).

Bagi Melda, bantuan ini adalah bukti dari keadilan Tuhan. "Allah Maha Adil. Allah tunjukkan jalan," tulis Melda di akun media sosialnya, mengiringi foto dirinya yang masih berlinang air mata.

Kisah Pilu: Berjuang dari Nol, Dibuang Saat Sukses

Kisah Melda Safitri sebelumnya viral setelah sebuah video yang memperlihatkan momen perpisahannya dengan para tetangga beredar luas.

Ia terpaksa angkat kaki dari rumah kontrakannya di Aceh Singkil untuk kembali ke rumah orang tuanya di Aceh Selatan.

"Kau luruskan uratmu, buktikan kau bisa tanpa dia,” begitu suara seorang tetangga terdengar menguatkan Melda dalam video tersebut.

Yang membuat publik geram adalah kronologi perceraiannya. Suami Melda, seorang anggota Satpol PP, menjatuhkan talak padanya pada 14 Agustus 2025.

Pemicunya diduga karena pertengkaran sepele: sang suami marah karena tidak ada lauk di meja makan.

"Dia langsung bilang ke saya, 'kamu Fitri saya ceraikan 1, 2, 3'. Lalu dia pergi," ungkap Melda.

Tiga hari kemudian, pada 17 Agustus 2025, sang suami dilantik secara resmi sebagai PPPK.

Melda meyakini, alasan suaminya menceraikannya adalah karena "mau jabatan", bukan sekadar masalah lauk.

Dibelikan Baju Korpri dari Hasil Jualan Cabai

Ironi dari kisah ini adalah pengorbanan Melda yang sama sekali tidak dihargai.

Ia mengaku telah mendampingi suaminya dari nol, bahkan ikut banting tulang mencari nafkah tambahan dengan berjualan cabai dan gorengan di pasar.

Bahkan, baju seragam KORPRI yang digunakan sang suami saat pelantikan, ia yang membelikannya.

"Baju pelantikan itu saya yang belikan dari hasil jualan. Dia yang pesan di Shopee tapi saya yang disuruh bayar... Tapi justru saya ditinggal sebelum dia menerima SK," tutur Melda lirih.

Kini, Melda Safitri kembali ke kampung halamannya, menghidupi kedua anaknya dengan berjualan gorengan seharga seribu rupiah.

Kisahnya menjadi tamparan keras tentang kesetiaan, sementara bantuan tak terduga dari Shella Saukia menjadi simbol harapan baru baginya. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#Sultan Aceh #Melda Safitri #asn