Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Viral! Gangguan Teknis LRT Jabodebek Paksa Penumpang Jalan Kaki di Jalur Rel Layang Menuju Cawang

Damianus Bram • Sabtu, 25 Oktober 2025 | 23:21 WIB
LRT Jabodebek mengalami gangguan menyebabkan penumpang berjalan kaki di jalur rel menuju Cawang.
LRT Jabodebek mengalami gangguan menyebabkan penumpang berjalan kaki di jalur rel menuju Cawang.

SOLOBALAPAN.COM – Perjalanan moda transportasi Light Rail Transit (LRT) Jabodebek sempat terganggu pada Sabtu (25/10/2025) pagi, yang menyebabkan pemandangan tak biasa, dimana sejumlah penumpang terpaksa berjalan kaki di jalur rel layang menuju arah Cawang.

Pemandangan ini menarik perhatian warga dan pengguna jalan di sekitar kawasan tersebut, dan fotonya langsung viral di media sosial.

Dilansir dari akun Instagram resmi @jktinfo, penumpang dievakuasi dengan berjalan kaki ke stasiun terdekat melalui jalur evakuasi di sisi rel yang berada di atas jalan raya.

“Evakuasi jalan kaki di ketinggian ke stasiun terdekat, karena mengalami gangguan teknis saat menuju Stasiun Cawang. Tolong diperbaiki layanan @lrt.jabodebek CC @jktinfo,” tulis seorang penumpang yang mengeluhkan peristiwa itu di media sosial X.

Respons Operator dan Proses Normalisasi Jadwal

Melalui keterangan resmi di media sosial sekitar pukul 09.00 WIB, pihak LRT Jabodebek menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan yang terjadi.

“Saat ini sedang dilakukan penanganan agar layanan dapat kembali normal secepatnya. LRT Jabodebek berkomitmen memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan andal bagi seluruh pengguna,” tulis pihak operator.

Sekitar dua jam kemudian, pada pukul 11.00 WIB, PT KAI sebagai operator LRT Jabodebek mengumumkan bahwa seluruh lintas pelayanan telah kembali beroperasi.

“Setelah penanganan gangguan yang berdampak pada perjalanan, saat ini seluruh layanan LRT Jabodebek sedang dalam proses normalisasi jadwal,” tulis pihak KAI.

Meskipun layanan telah pulih, sejumlah pengguna berharap evaluasi menyeluruh dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.

Gangguan mendadak, apalagi yang melibatkan evakuasi berjalan kaki di jalur layang, dinilai sangat mengganggu mobilitas masyarakat yang mengandalkan transportasi publik. (dam)

Editor : Damianus Bram
#jalan kaki #Rel layang #light rail transit #lrt jabodebek #pt kai