Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Gebrakan Presiden Prabowo: Biaya Haji Turun, Antrean Dipangkas, dan Indonesia Diizinkan Punya Lahan di Makkah

Didi Agung Eko Purnomo • Kamis, 23 Oktober 2025 | 03:49 WIB
Presiden Prabowo Subianto.
Presiden Prabowo Subianto.

SOLOBALAPAN.COM - Kabar gembira yang paling dinanti-nantikan oleh jutaan calon jemaah haji Indonesia akhirnya diumumkan.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah telah berhasil menurunkan biaya haji sekaligus memangkas masa tunggu antrean secara signifikan.

Dalam sebuah terobosan diplomatik yang bersejarah, pemerintah Arab Saudi juga telah memberikan izin kepada Indonesia untuk membangun "Kampung Indonesia" di Kota Suci Makkah.

Sederet pencapaian ini diumumkan Presiden Prabowo saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025).

Bentuk Kementerian Haji, Langsung Tunjukkan Hasil

Presiden Prabowo menjelaskan bahwa kunci dari pencapaian ini adalah pembentukan Kementerian Haji yang baru di Indonesia.

Langkah ini diambil sebagai respons atas permintaan langsung dari pemerintah Arab Saudi agar urusan haji ditangani oleh pejabat setingkat menteri.

“Kita mendirikan Kementerian Haji atas permintaan pemerintah Arab Saudi... dia bilang, 'kami urusan haji adalah menteri haji, jadi kami harus minta urusannya sama pejabat (setingkat menteri)'. Oke," kata Presiden Prabowo.

Ia menegaskan, kementerian baru ini telah membuahkan hasil nyata. “Alhamdulillah kita sudah bisa turunkan biaya haji... Saya minta biaya haji harus terus turun, bisa dengan efisiensi dan pelaksanaan yang bersih,” ujar Presiden.

Antrean Haji Dipangkas dari 40 Tahun Menjadi 26 Tahun

Selain biaya yang lebih ringan, Presiden Prabowo juga mengumumkan keberhasilan dalam memangkas masa tunggu haji.

Jika sebelumnya jemaah di beberapa daerah harus menunggu hingga 40 tahun, kini masa antrean tersebut telah berhasil dipersingkat menjadi sekitar 26 tahun.

Ini menjadi jawaban atas salah satu keresahan terbesar yang dihadapi calon jemaah haji Indonesia selama bertahun-tahun.

Terobosan Sejarah: 'Kampung Indonesia' di Makkah

Pencapaian paling fenomenal yang diumumkan Presiden Prabowo adalah keberhasilan lobi diplomatik untuk membangun "Kampung Indonesia" di Makkah.

Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah, Arab Saudi mengizinkan negara asing memiliki lahan di Kota Suci.

“Alhamdulillah pemerintah Arab Saudi untuk pertama kali dalam sejarah setuju pembangunan kampung Indonesia di Kota Makkah," ungkap Prabowo.

“Saya datangi beberapa kali, saya lobi terus, mungkin beliau kasihan sama kita. Untuk pertama kali dalam sejarah diizinkan negara asing memiliki lahan...

diubah undang-undangnya khusus untuk kita. Kita negara pertama,” tegasnya.

Pelayanan Jemaah Akan Diatur Langsung oleh Indonesia

Dengan adanya "Kampung Indonesia", pemerintah nantinya dapat mengelola seluruh fasilitas dan kebutuhan jemaah haji Indonesia secara mandiri, mulai dari akomodasi, katering, hingga layanan kesehatan.

“Berarti nanti fasilitasnya kita atur sendiri. Makan semuanya kita atur supaya tidak ada lagi kekurangan atau penyimpangan atau kekecewaan daripada jemaah haji kita. Ini saya kira terobosan luar biasa,” pungkas Presiden. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#makkah #indonesia #Presiden Prabowo #biaya haji