SOLOBALAPAN.COM - Suasana formal di Kejaksaan Agung, Jakarta, mendadak cair oleh candaan yang dilontarkan Presiden Prabowo Subianto.
Momen menarik ini terjadi saat acara penyerahan uang sitaan korupsi minyak kelapa sawit (CPO) senilai Rp 13,2 triliun kepada negara, Senin (20/10/2025).
Di hadapan tumpukan uang tunai yang menggunung dan para pejabat tinggi, Presiden Prabowo secara tak terduga "iseng" menanyakan gelar akademik Menteri Keuangan (Menkeu) barunya, Purbaya Yudhi Sadewa.
'Sebentar Lagi Lah...'
Saat menyapa para menteri yang hadir, Prabowo menoleh ke arah Purbaya yang menggantikan Sri Mulyani sejak September lalu.
Sambil tersenyum, ia melontarkan pertanyaan ringan.
"Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, you ada profesornya enggak?" tanya Prabowo, yang sontak memicu tawa ringan para hadirin.
Prabowo, yang tahu bahwa Purbaya belum bergelar profesor, langsung menyambung candaannya.
"Belum, belum. Sebentar lagi lah," ucap Presiden, disambut tawa yang lebih riuh.
Candaan soal gelar ini tidak berhenti di Purbaya. Prabowo juga menanyai Mensesneg Prasetyo Hadi dan Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh.
"Menteri Sekretaris Negara, Saudara Prasetyo Hadi, udah doktor? Belum doktor. Saya juga belum, enggak apa-apa," ujar Prabowo.
Terima Rp 13,2 Triliun untuk Program Rakyat
Momen santai ini terjadi dalam acara yang sangat serius.
Jaksa Agung ST Burhanuddin secara resmi menyerahkan uang pengganti kerugian negara dari kasus korupsi ekspor CPO kepada Menkeu Purbaya.
Tumpukan uang pecahan Rp 100.000 yang dibungkus plastik bahkan terlihat memenuhi satu sisi ruangan.
Presiden Prabowo, yang sempat melihat langsung tumpukan uang tersebut, mengapresiasi kerja keras Kejaksaan Agung dalam menyelamatkan uang negara.
"Saya sampaikan penghargaan saya kepada kejaksaan. Terima kasih," tutur Prabowo.
Ia menegaskan bahwa uang triliunan rupiah tersebut akan langsung dikembalikan kepada rakyat melalui program-program konkret, seperti memperbaiki lebih dari 8.000 sekolah dan membangun kampung nelayan. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo