Ia dikabarkan meninggal dunia setelah diduga mengalami perundungan (bullying) oleh sejumlah rekan kampusnya.
Tragisnya, korban diketahui jatuh dari lantai dua Gedung Sudirman Universitas Udayana pada Rabu, 15 Oktober 2025.
Dugaan kuat menyebut, tindakan nekat itu dilakukan karena tidak tahan dengan perlakuan bullying yang dialaminya.
Namun kasus ini menjadi semakin menyedihkan karena perundungan terhadap Timothy justru berlanjut bahkan setelah ia tiada.
Fakta-fakta tersebut terungkap dari unggahan akun media sosial yang memperlihatkan isi percakapan grup mahasiswa kampus Udayana.
Isi Chat Grup yang Bikin Geram Publik
Dalam unggahan akun Twitter @unudmenfess pada 15 Oktober 2025, tersebar tangkapan layar dari sebuah grup percakapan mahasiswa Udayana yang membicarakan kabar duka meninggalnya Timothy.
Alih-alih bersimpati, beberapa anggota grup justru melemparkan komentar bernada ejekan dan hinaan.
Kutipan percakapan yang membuat publik murka antara lain:
“Nanggung banget kalau bunuh diri dari lantai 2 yak,” tulis akun !vit.
“Badan gorbon gitu mau diangkat mandiri dikit,”
“Hahahah,”
“Mentalnya gak kuat kalau dari lantai 4,”
“Koe bantu angkat ke lantai 3 dah,”
“Jangan lupa minum sanax woi,”
Cuitan tersebut sontak memicu kemarahan netizen. Akun @unudmenfess bahkan menulis,
“Ilmu politik angkatan 23 apologize right now! Jangan berlindung di balik gawai kalian, muncul, dan tanggung jawab!”
Dalam unggahan itu juga disebutkan akun Instagram para pelaku yang diduga terlibat, yakni:
* @/vitaamariaa_
* @/Bydonvito
* @/ryanabel_19
* @/gngnando, dan
* @/vitojrs7
Cuitan tersebut telah ditonton lebih dari 9,7 juta kali di Twitter dan dibanjiri komentar keras dari warganet.
Nama Wakil Ketua BEM Udayana Ikut Disebut
Tak berhenti di situ, muncul pula nama lain yang disebut-sebut ikut melakukan perundungan terhadap korban.
Dikutip dari akun Instagram @ajikdewa_nuel, salah satu pelaku yang teridentifikasi adalah Leonardo Jonathan Handika Putra, Wakil Ketua BEM FKP 2025 Universitas Udayana.
Dalam unggahan yang dibagikan pada 17 Oktober 2025, terlihat chat Leonardo saat menertawakan foto mendiang Timothy.
Alih-alih menunjukkan rasa empati, Leonardo menulis kalimat yang dinilai tidak pantas:
“Nahan tawa gue jir,” tulisnya.
Bahkan, ia juga sempat melontarkan hinaan fisik terhadap korban,
“Coba bikin cin, sejajarin muka Kekeyi sama dia wkwkw,” tulisnya.
Unggahan tersebut membuat warganet semakin geram, terlebih karena pelaku disebut memiliki posisi penting di organisasi kampus.
“Kirain prodi tadi doang yang minim empati, ternyata lintas fakultas juga ya? Wkwkw @bemfkp_unud, ini wakil ketua BEM nya nanti tolong suruh klarifikasi pakai gaya Kekeyi dan nahan ketawa ya,” tulis akun tersebut.
Reaksi keras pun bermunculan di kolom komentar Instagram. Banyak yang mendesak agar para pelaku mendapatkan sanksi akademik maupun sosial. (lz)
Editor : Laila Zakiya