Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

BREAKING NEWS! Ammar Zoni Akhirnya Dipindah ke Lapas Nusakambangan, Ditempatkan di Sel Super Maksimum Security

Damianus Bram • Kamis, 16 Oktober 2025 | 18:02 WIB
Artis Ammar Zoni berbaju tahanan saat gelar rilis di Polres Jakarta Barat, Jumat (15/12/2023).
Artis Ammar Zoni berbaju tahanan saat gelar rilis di Polres Jakarta Barat, Jumat (15/12/2023).

SOLOBALAPAN.COM – Ammar Zoni, mantan artis yang kembali tersangkut kasus narkoba, kini harus mendekam di penjara dengan pengamanan tingkat tinggi.

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) resmi memindahkan Ammar Zoni bersama lima warga binaan berisiko tinggi (high risk) lainnya ke Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah.

“Ditjen Pemasyarakatan kembali memindahkan enam warga binaan high risk ke Nusakambangan. Kali ini termasuk Ammar Zoni dan lima warga binaan Jakarta lainnya,” kata Rika Aprianti, Kasubdit Kerjasama Ditjen Pemasyarakatan, dikutip dari JawaPos.com, Kamis (16/10/2025).

Langkah tegas ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menindak siapa pun yang terlibat dalam peredaran narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan.

Ditempatkan di Lapas Super Maksimum Security

Ammar Zoni bersama lima narapidana lain akan ditempatkan di Lapas Nusakambangan dengan jenis pengamanan Super Maksimum dan Maksimum Security.

Mereka akan menjalani sistem pembinaan dan pengamanan tingkat tinggi.

Rombongan tiba di Nusakambangan sekitar pukul 07.43 WIB dan langsung ditempatkan di Lapas Super Maksimum Security Karang Anyar.

Pemindahan dilakukan pada dini hari dengan pengawalan ketat dari petugas Pengamanan, Intelijen, Kepatuhan Internal Ditjenpas, serta personel Polri.

Rika menyebutkan, hingga kini lebih dari 1.500 warga binaan berisiko tinggi telah dipindahkan ke Nusakambangan.

Ia menegaskan, kebijakan ini bertujuan melindungi lapas dan rutan dari peredaran narkoba dan gangguan keamanan lainnya, sekaligus demi kepentingan warga binaan itu sendiri agar dapat memperbaiki perilakunya.

“Seperti yang berulang kali diingatkan Pak Menteri dan Pak Dirjenpas, zero narkoba adalah harga mati. Ini menjadi alarm bagi kami untuk terus waspada dan bertindak,” pungkas Heri Azhari, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan DKI Jakarta. (dam)

Editor : Damianus Bram
#lapas nusakambangan #pengamanan ketat #kasus narkoba #Breaking News #ammar zoni #lapas super maksimum security #sel super maksimum security