SOLOBALAPAN.COM - Skandal penipuan produk 'gluten-free' Bakengrind memasuki babak baru yang lebih kelam dan personal.
Setelah sang pemilik, Felicia Novenna, menjadi bulan-bulanan publik, kini sorotan tajam mengarah kepada ibunya.
Sang ibu diduga mengetahui penipuan yang dilakukan oleh anaknya, termasuk saat produk tersebut dijual kepada pasien penderita kanker.
Tudingan ini viral melalui sebuah utas (thread) di platform Threads, yang mengungkap dugaan bahwa "tabiat menipu" ini sudah lama terjadi di dalam keluarga.
'Bener-bener yang Kamu Tuai yang Kamu Tabur'
Isu keterlibatan sang ibu pertama kali meledak setelah diungkap oleh akun Threads @misskurarissa_ pada 10 Oktober lalu.
Akun tersebut membagikan sebuah tangkapan layar berisi komentar panjang yang membongkar rekam jejak Felicia dan keluarganya.
"Felicia Novenna ini sepertinya dari dulu sudah tabiatnya tukang nipu... Bener-bener yang kamu tuai yang kamu tabur sih," tulis akun @misskurarissa_.
Dalam tangkapan layar yang dibagikan, terungkap tudingan bahwa ibu Felicia tidak hanya mengetahui bisnis anaknya, tetapi juga diduga memiliki rekam jejak bisnis yang tidak jujur.
Dugaan Menjual Produk ke Pasien Kanker
Tudingan yang paling menyayat hati dan memicu kemarahan terbesar adalah klaim bahwa produk Bakengrind yang ternyata tidak gluten-free ini sengaja dijual kepada pasien kanker.
"Ada yang beli hampers buat pasien cancer kolon juga tetep bilang gluten free. Ada yang kanker payudara juga ditipu," ungkap tulisan dalam tangkapan layar tersebut.
Produk Diduga Hanya Repackaging Selai Cokelat Murah
Selain itu, warganet juga membongkar dugaan bahwa selai cokelat Bakengrind yang dijual dengan harga premium dengan klaim gluten-free ternyata hanyalah produk selai cokelat merek Goldenfill yang dikemas ulang (repacking).
"Gila! Ternyata repacking Goldenfill tapi ngakunya GF. Mana harganya dinaikin mahal banget... Jahat banget sih ini pelakunya. Nyawa orang dianggap remeh," tulis akun @ke2nai dengan geram.
Ibu Pelaku Juga Diduga Punya Bisnis 'Tipu-tipu'
Komentar warganet lain bahkan menyebut bahwa ibu Felicia diduga memiliki toko elektronik di ITC Roxy yang menjual barang refurbished (bekas yang diperbarui) namun tidak jujur kepada pembeli.
"Kemarin juga ada yang bahas mamanya punya toko di ITC, jualan elektronik refurbished tapi gak jujur. Sampai ada di KasKus juga," ujar akun @ansleyy_c.
Publik Tuntut Proses Hukum
Dengan terungkapnya lapisan-lapisan baru yang lebih serius ini, publik kini menuntut agar kasus Bakengrind tidak berhenti pada sekadar permintaan maaf. Banyak yang mendesak agar kasus ini dibawa ke ranah hukum.
"Makanya dengan kasus ini harusnya ini orang masuk penjara, bukan cuma klarifikasi minta maaf, nikmat sekali hidupnya," tandas akun @imtika888, mewakili kemarahan warganet. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo