Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Yai Mim Sebut Dikirimi Santet Tanah Kuburan oleh Pihak Sahara di Podcast Uya Kuya, Aksi Guling-guling Ternyata untuk Hindari...

Didi Agung Eko Purnomo • Selasa, 7 Oktober 2025 | 23:36 WIB
Yai mim.
Yai mim.

SOLOBALAPAN.COM - Konflik antara Kiai Muhammad Imam Muslimin (Yai Mim) dengan tetangganya, Nurul Sahara, kini memasuki babak yang lebih mengerikan.

Setelah dituduh melakukan pelecehan dan kehilangan pekerjaan, Yai Mim kini buka suara dan mengaku bahwa dirinya telah menjadi target santet atau ilmu hitam.

Lebih mengejutkan lagi, ia mengungkap bahwa aksi "guling-guling" dirinya yang viral di media sosial bukanlah karena pura-pura sakit stroke, melainkan sebuah upaya untuk menghindar setelah dirinya dipukuli.

Pengakuan ini ia sampaikan dalam sebuah podcast bersama Uya Kuya yang diunggah pada 4 Oktober 2025 lalu.

Dituduh Disantet Pakai 'Lemah Punden'

Yai Mim menceritakan bahwa pada 7 September lalu, ia didatangi oleh seorang pria berinisial Y, yang merupakan pemilik rumah yang disewa oleh Nurul Sahara.

Pria tersebut datang dengan marah-marah dan mengancam akan menyantetnya menggunakan tanah kuburan keramat atau lemah punden.

"Pak Y... (berkata) 'katanya kamu kyai tapi gak sopan dengan anak yang muda, ojo njarak karo aku, njupukno lemah punden (jangan macam-macam denganku, kuambilkan tanah kuburan keramat)'," kata Yai Mim, menirukan ancaman tersebut.

Menurutnya, ritual santet tersebut gagal karena sang pelaku salah menyebut namanya.

Aksi 'Guling-guling' Ternyata karena Dipukuli

Yai Mim kemudian meluruskan kronologi aksi "guling-guling" dirinya yang viral.

Menurutnya, setelah diancam santet, ia lari ke dalam rumah namun tetap dikejar.

Di dalam rumah, ia mengklaim telah dipukuli oleh anak dari pria berinisial Y tersebut.

"Terus anak orang itu lari mukul saya, kena saya, jatuh terguling-guling. Aku minta dibawa ke rumah sakit aja, maksudnya menghindarlah," terangnya.

Jadi, aksi "guling-guling" yang selama ini dituduhkan sebagai akting pura-pura sakit stroke, menurut Yai Mim, adalah reaksi natural setelah dirinya terjatuh akibat dipukul.

Konflik yang Semakin Kelam

Pengakuan Yai Mim ini menambahkan lapisan baru yang semakin kelam dalam perseteruannya dengan Nurul Sahara.

Konflik yang berawal dari sengketa lahan parkir kini telah merembet ke tuduhan penganiayaan fisik dan bahkan serangan ilmu hitam.

Dengan adanya dua versi cerita yang sangat bertolak belakang, publik kini semakin sulit untuk mengetahui kebenaran yang sesungguhnya.

Kasus ini telah bertransformasi dari sekadar drama tetangga menjadi sebuah saga yang penuh dengan intrik, kekerasan, dan nuansa mistis. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#tanah kuburan #podcast uya kuya #Yai Mim #santet #Nurul Sahara