Siapa dr Aaron Franklyn Soaduon Simatupang? Dokter TNI Heroik yang Amputasi Santri di Tengah Reruntuhan Ponpes Al Khoziny
Didi Agung Eko Purnomo• Selasa, 7 Oktober 2025 | 05:14 WIB
Dokter Aaron saat menjenguk korban reruntuhan musala Ponpes Al Khoziny.
SOLOBALAPAN.COM - Di tengah duka tragedi runtuhnya Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, muncul sebuah kisah heroik yang menggetarkan hati.
Nama dokter TNI Angkatan Darat, Kapten CKM dr. Aaron Franklyn Soaduon Simatupang, menjadi sorotan nasional setelah aksi beraninya menyelamatkan nyawa seorang santri.
Dalam kondisi penuh risiko di bawah puing-puing bangunan, dr. Aaron mengambil keputusan kritis untuk melakukan amputasi darurat demi membebaskan santri bernama Nur Ahmad yang terjepit beton.
'Saya Sudah Siap Mati Bersama Pasien'
Aksi heroik tersebut terjadi saat proses evakuasi pada Senin (29/9/2025).
Korban, Nur Ahmad, ditemukan dalam kondisi hidup namun kakinya terjepit reruntuhan beton yang sangat berat dan mustahil diangkat.
Satu-satunya cara untuk menyelamatkan nyawanya adalah dengan amputasi di lokasi.
Menyadari bangunan bisa runtuh kapan saja, dr. Aaron merangkak masuk ke ruang sempit setinggi 50 sentimeter dan melakukan tindakan medis tersebut hanya dalam waktu 10 menit.
“Saya sudah siap mati bersama pasien kalau bangunan itu ambruk,” ujar dr. Aaron, mengenang detik-detik menegangkan tersebut. Berkat keberaniannya, nyawa Nur Ahmad berhasil diselamatkan.
Profil dan Latar Belakang dr. Aaron Simatupang
Di balik aksi heroiknya, Kapten dr. Aaron adalah seorang perwira dengan rekam jejak pendidikan dan karier yang sangat mentereng.
Nama Lengkap: Kapten CKM dr. Aaron Franklyn Soaduon Simatupang, M.M.R.S., M.H.Kes