Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

UPDATE Hari Kelima Evakuasi Ambruknya Musala Ponpes Al Khoziny: 10 Meninggal Dunia, 103 Orang Berhasil Selamat

Laila Zakiya • Sabtu, 4 Oktober 2025 | 01:37 WIB

 

Petugas mencoba mencari korban di bangunan musala yang ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (29/9/2025).
Petugas mencoba mencari korban di bangunan musala yang ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (29/9/2025).
SOLOBALAPAN.COM – Memasuki hari kelima pasca-ambruknya bangunan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, upaya pencarian dan evakuasi korban terus dilakukan tim SAR gabungan.

Data terbaru menyebutkan jumlah korban mencapai 113 orang, dengan rincian 103 selamat dan 10 orang meninggal dunia.

Proses Evakuasi Hari Kelima

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi lima jenazah santri pada Jumat, 3 Oktober 2025. Empat jenazah pertama ditemukan di sektor A2 reruntuhan.

“Tim SAR gabungan harus menghancurkan beton dan memotong besi tulangan terlebih dahulu agar bisa mengeluarkan jenazah yang terhimpit reruntuhan,” ujar Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, SAR Mission Coordinator (SMC), Jumat (3/10/2025).

Proses evakuasi berjalan bertahap, dimulai dari korban ke-19 pada pukul 07.30 WIB, korban ke-20 pada 07.36 WIB, korban ke-21 pada 10.19 WIB, serta korban ke-22 pada 11.34 WIB.

Selanjutnya, korban ke-23 ditemukan di sektor A3 sekitar pukul 14.00 WIB.

“Seluruh jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh tim DVI Polda Jawa Timur,” tambah Bramantyo.

Dengan temuan terbaru ini, hingga hari kelima tercatat 23 korban berhasil dievakuasi langsung dari reruntuhan.

Korban Tambahan Ditemukan

Dari sumber lain, Emi Freezer, Kasubdit Pengerahan dan Pengendalian Operasi (RPDO) Basarnas, juga mengonfirmasi ditemukannya korban tambahan.

“Jadi tadi pada pukul 10.17 WIB, satu korban tambahan berhasil diekstrikasi di bagian timur sektor A2 (bagian belakang dan berhadapan langsung dengan dinding asrama),” tuturnya di Posko Darurat, Jumat (3/10/2025).

Sebelumnya, dua korban meninggal dunia dievakuasi di lokasi tempat wudu sektor A2, pada pukul 07.30 WIB dan 07.36 WIB.

“Dengan demikian, hingga laporan terakhir, total terdapat 3 korban diekstrikasi di sektor A2 (tempat wudhu). Ketiganya dalam kondisi meninggal dunia,” imbuhnya.

Peralihan Fokus Menggunakan Alat Berat

Seiring berjalannya waktu, pencarian korban mulai mengandalkan alat berat setelah golden time atau batas waktu kritis sejak insiden berakhir pada Kamis (2/10/2025) sekitar pukul 15.35 WIB.

“Proses evakuasi masih terus berlangsung, dan pembersihan puing tetap difokuskan ke sisi utara pada bagian yang tidak terintegrasi dengan struktur utama,” jelas Emi.

Alat berat berupa ekskavator dan crane kini digunakan untuk mengangkat material bangunan demi mempercepat proses evakuasi.

Data Korban Terkini

Musibah ambruknya musala Ponpes Al Khoziny terjadi pada Senin (29/9/2025) sekitar pukul 15.35 WIB, saat para santri tengah melaksanakan Salat Asar berjamaah.

Hingga Jumat (3/10/2025), total korban mencapai 113 orang.

Dari jumlah tersebut, 103 orang berhasil selamat, sementara 10 orang meninggal dunia. Empat di antaranya telah berhasil diidentifikasi.

Sementara itu, ratusan personel dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, PMI, Damkar, serta relawan terus berjibaku di lapangan demi menemukan seluruh korban yang masih diduga terjebak di reruntuhan. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #Ponpes Al Khoziny #sidoarjo #musala roboh