SOLOBALAPAN.COM - Setelah video penggerebekan perselingkuhan seorang dokter di Riau viral, kini sorotan tajam warganet mengarah pada satu nama: Dini Putri Nabila.
Ia adalah perempuan yang diduga sebagai selingkuhan dr. Jerry Adly, yang kepergok jalan bareng dan dilabrak oleh istri sah, Novi Pitriona.
"Penyelidikan" yang dilakukan oleh warganet berhasil mengidentifikasi Dini Putri Nabila (DPN) sebagai sosok perempuan yang ada dalam video viral tersebut.
Lantas, siapa sebenarnya dia?
Identitas Terungkap dari 'Jejak' Istri Sah
Nama Dini Putri Nabila mencuat setelah istri sah dr. Jerry, @novipitriona, melalui unggahan di media sosialnya, secara tersirat menyinggung sebuah akun Instagram dengan nama pengguna @monikclawww.
Akun inilah yang kemudian diyakini oleh warganet sebagai milik Dini Putri Nabila.
Sontak, akun tersebut langsung diserbu dan dibanjiri hujatan.
Tak lama setelah viral, seluruh unggahan di akun @monikclawww mendadak dihapus, seolah ingin menghilangkan jejak.
Yang tersisa hanyalah foto profil seorang perempuan berambut cokelat keemasan yang sedang memegang buket bunga.
Konteks Drama Perselingkuhan
Sebagai pengingat, insiden ini menjadi viral karena terjadi di saat yang sangat menyakitkan.
Novi Pitriona, sang istri sah, diketahui tengah berjuang melawan penyakit kanker.
Video penggerebekan di mal menunjukkan Novi yang emosional berusaha menarik Dini, namun dr. Jerry justru lebih melindungi Dini.
Menurut narasi yang beredar, rumah tangga dr. Jerry dan Novi memang sudah lama bermasalah.
Mereka sempat bercerai pada 2021 karena isu orang ketiga, sebelum akhirnya rujuk kembali pada 2022.
Bungkam di Tengah Hujatan
Hingga saat ini, baik dr. Jerry maupun sosok yang diduga Dini Putri Nabila belum memberikan klarifikasi resmi apapun terkait video viral dan tuduhan perselingkuhan ini.
Sikap diam keduanya justru semakin memanaskan amarah publik.
Kini, Dini Putri Nabila menjadi target utama kemarahan warganet, yang menilainya sebagai "pelakor" yang tidak memiliki empati terhadap istri sah yang sedang berjuang melawan penyakit parah. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo