Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Mencekam! Pengendara Motor 'Akamsi' Ancam Wisatawan di Cianjur Viral, Polisi Gagal Mediasi hingga Harus Mengawal Rombongan

Damianus Bram • Senin, 29 September 2025 - 20:49 WIB
Akamsi di Cianjur Hadang Wisatawan Bekasi.
Akamsi di Cianjur Hadang Wisatawan Bekasi.

SOLOBALAPAN.COM – Sebuah insiden perselisihan antara pengendara mobil wisatawan dengan pemotor di Jalan Raya Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mendadak viral di media sosial.

Peristiwa mencekam yang terjadi pada Sabtu (27/9/2025) siang ini melibatkan intimidasi dari seorang pria yang mengaku sebagai warga lokal, atau "akamsi" (anak kampung sini).

Insiden itu terjadi di Jalan Raya Naringgul, Desa Malati, dan menjadi viral setelah diunggah ke akun TikTok @synfamm.

Keributan bermula dari nyaris bersenggolan antara mobil wisatawan—yang ditumpangi satu keluarga menuju pantai di Cidaun—dengan motor pelaku di jalur sempit Desa Malati.

Pelaku Ancam dan Memukul Bodi Mobil: "Aing Urang Dieu..."

Tidak terima, pelaku mengejar mobil wisatawan , menghadangnya, dan langsung melancarkan intimidasi.

Dalam rekaman video, terlihat seorang pengendara motor berjaket biru dan berkacamata hitam menghadang laju mobil, bahkan memukul bodi kendaraan.

Ketegangan semakin memuncak ketika pelaku menantang untuk direkam. “Aing urang dieu an.. (saya orang sini),” ucap pelaku dalam video yang beredar, sambil memanggil rekan-rekannya dengan tuduhan korban telah menabraknya.

Kapolsek Naringgul, AKP Ayi Supriatna, membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihak kepolisian segera berupaya mempertemukan kedua belah pihak di Mapolsek Naringgul untuk mediasi, namun upaya damai itu tidak membuahkan hasil.

“Sudah diupayakan mediasi, tapi tidak ada titik temu,” ujar Ayi, Minggu (28/9/2025).

Polisi Kawal Wisatawan Karena Khawatir

Mengingat korban khawatir dan masih ketakutan, polisi akhirnya mengambil langkah pengamanan.

“Kami antarkan sampai Sindangbarang, karena korban khawatir dan masih ketakutan atas kejadian yang menimpanya,” tambah Kapolsek.

Meskipun demikian, polisi masih menelusuri lebih jauh dugaan tindak kekerasan dalam insiden tersebut.

“Informasinya tidak ada pemukulan, sebatas bersitegang. Pemicunya karena nyaris bersenggolan di jalan yang sempit,” jelas Ayi.

Polsek Naringgul menegaskan bahwa penindakan hukum lanjutan baru akan dilakukan jika korban melayangkan laporan resmi.

“Kami masih menunggu laporan resmi dari korban. Tapi pelaku sudah kami panggil untuk dimintai keterangan,” pungkasnya.

Kasus ini menjadi perhatian serius untuk menjamin kenyamanan dan keamanan wisatawan yang berkunjung ke kawasan Cianjur Selatan. (dam)

Editor : Damianus Bram
#Ancam #viral #Akamsi #cianjur #wisatawan #intimidasi