Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Siapa Diana Valencia Gunawan? Viral Istana Cabut Kartu Jurnalis CNN Indonesia akibat Tanya Soal MBG saat Wawancara, Kini Jadi Sorotan!

Laila Zakiya • Senin, 29 September 2025 | 19:33 WIB
Diana Valencia Gunawan.
Diana Valencia Gunawan.

SOLOBALAPAN.COM - Publik tengah menyoroti nama Diana Valencia Gunawan, jurnalis CNN Indonesia yang mengalami pencabutan kartu pers Istana usai melontarkan pertanyaan terkait kasus Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto.

Kasus ini memicu kritik dari berbagai organisasi pers hingga menyinggung isu serius mengenai kebebasan pers di Indonesia.

Pencabutan Kartu Pers Usai Pertanyaan soal MBG

Kasus keracunan ribuan pelajar akibat konsumsi MBG memang tengah menjadi sorotan nasional.

Program bernilai triliunan rupiah itu bahkan memicu status Kejadian Luar Biasa (KLB) di sejumlah daerah.

Di tengah isu tersebut, Diana Valencia sempat menanyakan secara langsung kepada Presiden Prabowo sepulang lawatannya ke luar negeri pada Sabtu (27/9/2025).

Pertanyaannya berbunyi: “Soal Makan Bergizi Gratis ada instruksi khusus enggak, Pak?”

Prabowo kemudian menjawab singkat bahwa ia akan memanggil Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana.

Namun, beberapa jam setelahnya, seorang staf Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden mengambil langsung kartu identitas liputan milik Diana dari kantor CNN Indonesia.

Pemimpin Redaksi CNN Indonesia, Titin Rosmasari, mengonfirmasi hal tersebut.

“Benar telah terjadi pencabutan ID Pers Istana atas nama Diana Valencia, 27 September 2025, tepatnya pukul 19.15 seorang petugas BPMI mengambil ID Pers Diana di kantor CNN Indonesia,” kata Titin, dilansir dari laman medianya.

CNN Indonesia pun melayangkan surat resmi kepada BPMI dan Menteri Sekretaris Negara untuk meminta penjelasan atas tindakan tersebut.

Gelombang Kritik dari Organisasi Pers

Langkah pencabutan kartu pers Diana menuai reaksi keras. Dewan Pers menegaskan agar Istana menjunjung tinggi kebebasan pers sebagaimana dijamin UU Nomor 40 Tahun 1999.

Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menegaskan:

“Biro Pers Istana sebaiknya memberikan penjelasan mengenai pencabutan ID Card wartawan CNN Indonesia agar tidak menghambat pelaksanaan tugas jurnalistik di lingkungan Istana.”

Kritik serupa datang dari IJTI, PWI, Forum Pemred, AJI, hingga LBH Pers.

Mereka menyebut tindakan BPMI berpotensi menghambat kerja jurnalistik dan membatasi akses publik terhadap informasi penting.

Ketua Umum IJTI, Herik Kurniawan, menilai pertanyaan Diana masih relevan dan sesuai etika jurnalistik.

“Tindakan pencabutan kartu identitas liputan dapat dipandang sebagai bentuk penghalangan kerja jurnalistik,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur LBH Pers Mustafa Layong menegaskan:

“Segala bentuk kekerasan atau penghambatan terhadap jurnalis adalah pelanggaran hukum dan demokrasi.”

Respons Istana

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyebut pihaknya telah memerintahkan BPMI untuk membangun komunikasi dengan CNN Indonesia agar dicari jalan keluar terbaik.

“Jadi besok [29 September], kami sudah menyampaikan kepada Biro Pers untuk coba dikomunikasikan agar ada jalan keluar terbaik. Kita bangun komunikasi bersama lah,” kata Pras.

Siapa Diana Valencia Gunawan?

Di balik ramainya kasus ini, publik juga penasaran dengan sosok Diana Valencia Gunawan.

Ia dikenal sebagai news anchor CNN Indonesia sejak 2024. Sebelumnya, Diana berkarier sebagai jurnalis sejak 2019 dan pernah bekerja di Kompas TV.

Rekam jejak kariernya antara lain:

* Social Media Intern, Kompas Gramedia (2017)
* Jurnalis Intern, CNN Indonesia (2018)
* Jurnalis Intern, Harian Kompas (2019)
* News Reporter, Kompas TV (2019–2021)
* Field Producer, CNN Indonesia (2021–2025)
* News Anchor, CNN Indonesia (2024–sekarang)

Sebagai anchor, Diana kerap dipercaya meliput aktivitas Presiden di Istana. Namun, pencabutan ID pers Istana membuatnya kini tak lagi memiliki akses liputan langsung di lingkungan kepresidenan. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #istana presiden #kartu pers #CNN Indonesia #Diana Valencia Gunawan #Presiden Prabowo