Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Bikin Geger! Rekaman Percakapan Diduga Kadis ESDM Jabar Backing Pengusaha Tambang Parung Panjang Beredar di Medsos, Netizen Desak KPK Turun Tangan

Damianus Bram • Senin, 29 September 2025 | 17:46 WIB
Pengguna sepeda motor melintasi jalur yang di lewati truk tambang yang menyebabkan kemacetan di Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat.
Pengguna sepeda motor melintasi jalur yang di lewati truk tambang yang menyebabkan kemacetan di Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat.

SOLOBALAPAN.COM – Media sosial dihebohkan dengan rekaman suara yang diduga adalah Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat, Bambang Tirtoyuliono.

Dalam rekaman tersebut, ia terdengar sedang berbicara melalui sambungan telepon dengan perwakilan pengusaha tambang di Parung Panjang.

Rekaman itu mengindikasikan bahwa Bambang Tirtoyuliono berjanji akan membela kepentingan para pengusaha tambang agar mereka tidak terlalu dirugikan oleh Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, tertanggal 19 September 2025.

Dalam rekaman yang diunggah akun Instagram Bro Ron, Bambang Tirtoyuliono meminta pengusaha tambang untuk bersabar selama dua hingga tiga hari.

Ia bahkan menyebut bahwa SE Gubernur Dedi Mulyadi, yang isinya menegaskan penegakan Peraturan Bupati (Perbup) Bogor Nomor 56 Tahun 2023, hanya akan berlaku tidak lebih dari satu minggu.

Tidak hanya itu, Bambang Tirtoyuliono juga berjanji akan memfasilitasi dan membantu apa pun yang diinginkan oleh para pengusaha tambang.

Ia meminta mereka mengajukan saja permohonan, dan ia menjanjikan bantuan.

Yang membuat publik geram adalah Bambang sama sekali tidak menyinggung soal kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan pengusaha tambang selama bertahun-tahun.

Padahal, pelanggaran tersebut telah mengakibatkan kerugian besar pada warga Parung Panjang dan sekitarnya, baik dari sisi kesehatan, keselamatan, hingga kenyamanan lingkungan, yang menjadi alasan utama terbitnya SE Gubernur Dedi Mulyadi.

Desakan Netizen: Copot Kadis ESDM dan Panggil KPK

Mendengar rekaman suara yang diduga Bambang Tirtoyuliono tersebut, netizen langsung geram dan melayangkan desakan keras.

Sejumlah warganet mendesak agar Lembaga Pemberantasan Korupsi (KPK) turun tangan menelusuri adanya dugaan suap atau pemberian uang oleh para pengusaha tambang kepada Bambang dan kelompoknya di lingkungan Pemerintahan Provinsi Jawa Barat.

Berikut beberapa komentar netizen yang menyerukan KPK:

"Apakah benar ini terjadi? Punten min @official.kpk @kejaksaan.ri bisa kali colek oknum yang diduga kepala dinas yang ada di seluruh Jabar," komentar salah satu netizen.

"Coba @official.kpk main dulu ke rumah bapak kadis Jabar yang terhormat dan tersohor ini," timpal yang lainnya.

"@official.kpk Coba tengok di Parung Panjang."

Netizen lainnya juga mendesak Gubernur Dedi Mulyadi untuk segera mencopot Bambang Tirtoyuliono dari jabatannya sebagai Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat.

Tindakannya dianggap sangat tidak terpuji karena terkesan memberikan "karpet merah" kepada para pengusaha tambang yang melanggar aturan.

"Copot Kadis ESDM," komentar salah satu warganet.

"Memangnya pak kadis lebih tinggi jabatannya ya dari pada Bapak dedimulyadi71? Kok bisa ya beliau keluarkan statement bahwa Surat Edaran dari Bapak dedimulyadi71 hanya berlaku 1 minggu. Kocak amat dah pejabat ini," timpal yang lainnya.

"Waduh, sudah masuk berapa nih ke saku pak kadis. Oh begitu cara mainnya toh, ada pak kadis disana."

"Kerugian pengusaha diperhitungkan, kerugian masyarakat sekitar, tidak dihitung?."

Rekaman ini menjadi ujian berat bagi komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menegakkan aturan demi melindungi warganya di Parung Panjang. (dam)

Editor : Damianus Bram
#provinsi jawa barat #parung panjang #media sosial #Bambang Tirtoyuliono #pengusaha tambang #rekaman suara #Kadis ESDM Jabar #Rekaman Percakapan