SOLOBALAPAN.COM – Kecelakaan maut terjadi di Jalur Wisata Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Minggu (14/9/2025).
Sebanyak 8 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka saat bus pariwisata IND’s 88 yang mengangkut karyawan Rumah Sakit Bina Sehat Jember mengalami kecelakaan di turunan Desa Boto, Kecamatan Lumbang, sekitar pukul 11.45 WIB.
Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Kombes Iwan Saktiaji, menyatakan bahwa korban selamat dirawat di beberapa fasilitas kesehatan terdekat, antara lain Puskesmas Sukapura, Wonomerto, RSUD Tongas, RSUD Ar Rozy, dan RSUD dr. Mohamad Saleh.
Sementara data yang berhasil dikumpulkan oleh polisi mencatat sebagian besar korban jiwa berasal dari Jember.
“Jumlah korban meninggal dunia 8 orang dan sementara 44 orang mengalami luka,” ungkap Kombes Iwan dikutip dari Radar Surabaya (Jawa Pos Group), Senin (15/9/2025).
Data Lengkap Korban Meninggal
Berdasar data tersebut, Kombes Iwan Saktiaji merinci data 8 korban meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di turunan Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Probolinggo, sekitar pukul 11.45 WIB kemarin malam. Para korban ada yang masih anak-anak dan remaja.
Berikut identitas 8 korban jiwa yang berhasil dihimpun:
- Bella Puteri Kayila Nuryati, 10 tahun, asal Patrang, Jember
- Hesti Purwa Wredamaya, 39 tahun, asal Ajung, Jember
- Hendra Pratama, 37 tahun, asal Kaliwates, Jember
- Wardatus Soleha, 35 tahun, asal Panti, Jember (istri Hendra)
- Aiza Fahrani Agustin, 7 tahun, asal Panti, Jember (anak Hendra)
- Arti Wibowati, 34 tahun, asal Wuluhan, Jember
- Nasha Azkiya Nayyara, 14 tahun, asal Patrang, Jember
- Desi P, asal Jember
Perjalanan wisata yang semula penuh sukacita itu berubah menjadi duka cita bagi keluarga korban dan rekan kerja mereka.
Kronologi Kecelakaan
Saat kecelakaan terjadi, bus pariwisata tersebut sedang melintasi jalur menurun yang curam. Dalam kondisi ini, didiuga sang sopir, Albahri, kehilangan kendali.
Dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah sistem pengereman bus yang tidak berfungsi.
“Saat turunan, rem sudah blong. Saya banting setir ke kanan, bus menabrak pembatas jalan, meluncur ke bawah hingga menghantam pagar rumah dan motor kurir,” kata Albahri.
Polisi kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memastikan kelayakan bus dan faktor teknis yang memicu kecelakaan tragis ini. (dam)
Editor : Damianus Bram