SOLOBALAPAN.COM - Perseteruan di dunia maya pasca-kerusuhan demo akhir Agustus lalu semakin memanas.
Setelah kreator konten Ferry Irwandi secara terbuka menuding empat akun X (dulu Twitter) sebagai "dalang kerusuhan", kini salah satu akun yang dituduh memberikan perlawanan.
Pemilik akun @heraloebss, Hera Enica Lubis, menyatakan tidak terima dengan tuduhan tersebut.
Ia menyebut tudingan Ferry Irwandi adalah fitnah dan kini sedang mempertimbangkan untuk melayangkan somasi balik.
Bantahan Keras dari @heraloebss
Melalui sebuah pernyataan di akun X miliknya, Hera Enica Lubis membantah keras tudingan Ferry Irwandi yang menyebutnya sebagai salah satu provokator.
"Fakta yang sebenarnya, tudingan-tudingan tersebut tidak benar dan menjurus kepada fitnah," tulisnya.
Ia menjelaskan bahwa cuitan-cuitannya yang dipersoalkan oleh Ferry bukanlah provokasi, melainkan murni kegelisahan pribadinya sebagai warga negara yang melihat dinamika politik.
"Cuitan saya yang dijadikan dasar fitnah adalah kegelisahan saya dan netizen pada umumnya sebagai warga negara," tegasnya.
Pertimbangkan Langkah Hukum dan Somasi
Hera Enica Lubis tidak tinggal diam. Ia menyatakan bahwa dirinya bersama tim pengacara sedang mengkaji kemungkinan untuk mengambil langkah hukum terhadap Ferry Irwandi.
"Selanjutnya saya Hera Enica Lubis alias #heraloebs dan pengacara saya sedang mempertimbangkan untuk melayangkan somasi kepada sodara Fery Irwandi... atas tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik," ungkapnya.
Kilas Balik Tudingan Ferry Irwandi
Sebelumnya, pada 31 Agustus 2025, Ferry Irwandi melalui akun Instagram-nya menuding empat akun X, termasuk @heraloebss, sebagai dalang kerusuhan.
Ia meminta aparat keamanan untuk menyelidiki "pemberi kerja" dari akun-akun tersebut. Tudingan inilah yang memicu reaksi keras dari Hera Enica Lubis.
Perang Narasi di Kalangan Influencer
Ancaman somasi balik dari @heraloebss ini menandai babak baru dalam drama pasca-demonstrasi.
Kini, konflik tidak hanya terjadi antara massa dan aparat, tetapi juga bergeser menjadi perang narasi dan hukum antar influencer di media sosial.
Publik pun terbelah, antara yang mendukung langkah Ferry Irwandi dan yang bersimpati pada akun-akun yang dituding. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo