SOLOBALAPAN.COM - Di tengah sorotan publik terhadap politisi Partai NasDem, Ahmad Sahroni, muncul sebuah isu lama yang kembali viral di media sosial.
Beredar narasi yang menyebut bahwa sebelum menikah dengan istrinya saat ini, Feby Belinda, Sahroni pernah menikahi seorang anak jenderal.
Kabar ini membuat warganet penasaran dan bertanya-tanya, "Ahmad Sahroni menikah berapa kali?" Lantas, benarkah narasi tersebut?
Berikut adalah Cek Fakta berdasarkan penelusuran yang ada.
Asal-usul Isu: Kisah Masa Lalu sebagai Sopir Pribadi
Rumor ini diduga berakar dari kisah perjalanan hidup Ahmad Sahroni sendiri.
Dalam sebuah wawancara lawas dengan Metro TV pada 27 Oktober 2023, Sahroni pernah menceritakan masa lalunya saat masih menjadi sopir di Tanjung Priok pada era 1990-an.
Ia mengisahkan bahwa titik baliknya terjadi ketika ia menjadi sopir pribadi seorang jenderal yang berkecimpung di bisnis distribusi solar Pertamina. Dari sanalah ia belajar seluk-beluk bisnis hingga akhirnya sukses.
Kisah kedekatannya dengan sang jenderal inilah yang kemudian memicu spekulasi di media sosial bahwa ia dinikahkan dengan putri dari atasannya tersebut.
Fakta Sebenarnya: Feby Belinda Adalah Istri Satu-satunya
Setelah dilakukan penelusuran dari berbagai sumber terverifikasi, tidak ditemukan bukti atau catatan resmi yang menyatakan bahwa Ahmad Sahroni pernah menikah dengan wanita lain sebelum Feby Belinda.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Feby Belinda adalah istri pertama sekaligus satu-satunya pasangan sah Ahmad Sahroni hingga saat ini.
Kabar mengenai pernikahan sebelumnya dengan "anak jenderal" adalah rumor yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya.
Kesimpulan: Antara Fakta dan Spekulasi
Kisah hidup Ahmad Sahroni yang merintis karier dari bawah sebagai sopir seorang jenderal adalah fakta yang ia sampaikan sendiri.
Namun, narasi tambahan bahwa ia kemudian dinikahkan dengan putri sang jenderal adalah spekulasi liar yang berkembang di media sosial.
Berdasarkan data yang ada, Ahmad Sahroni hanya menikah satu kali, yaitu dengan Feby Belinda. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo