Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Driver Ojol Ketemu Gibran di Istana Wapres Pakai Sepatu Sepatu Nike Air Jordan Rp 2 Jutaan, Netizen Curiga: Mau Boongin Rakyat?

Damianus Bram • Selasa, 2 September 2025 | 18:09 WIB
Wapres Gibran Rakabuming Raka melakukan pertemuan dengan sejumlah pengemudi ojek online (ojol) di Istana Wapres, Jakarta, pada Minggu (31/8/2025).
Wapres Gibran Rakabuming Raka melakukan pertemuan dengan sejumlah pengemudi ojek online (ojol) di Istana Wapres, Jakarta, pada Minggu (31/8/2025).

SOLOBALAPAN.COM – Pertemuan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka dengan sejumlah pengemudi ojek online (ojol) di Istana Wapres pada Minggu (31/8/2025) tengah menjadi sorotan publik.

Yang menarik perhatian bukan sekadar dialog, melainkan penampilan salah satu pengemudi.

Momen pertemuan itu diunggah ke akun Instagram @setwapres.ri.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang pengemudi ojol mengenakan sepatu mirip Air Jordan 1 Low Gym Red, yang di pasaran Indonesia dibanderol Rp 1,8 hingga Rp 2,5 juta.

Penampilan itu menimbulkan pertanyaan dan cibiran dari warganet, karena dianggap tidak sesuai keseharian pengemudi ojol yang umumnya berhadapan dengan keterbatasan ekonomi.

"Gw tiap hari naik Gojek dan GoFood, gak ada yang tampilannya rapih begini," komentar akun @nurjanah03s.

"Gak yakin orang-orang ojol ini....serius dah," tulis akun @denes_denesss.

Banyak netizen mempertanyakan keaslian identitas pengemudi tersebut, apakah benar pengemudi aktif atau hanya perwakilan dengan penampilan tertentu.

"Pak mau boongin rakyat lagi? Apa ga belajar dari demo kemarin?," kritik akun @hardansyahhardi.

Beberapa warganet menilai pertemuan ini sengaja dibuat-buat, menyerupai gaya pertemuan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dengan alumni Fakultas Kehutanan UGM beberapa waktu lalu yang dianggap politis.

"Kayak bapaknya aja reuni UGM," komentar akun @glenndyperuge.

Tak hanya soal sepatu, pernyataan Rahman Thohir dari Komunitas Drive Online Indonesia juga menjadi sorotan.

Rahman menyinggung dampak eskalasi demonstrasi terhadap penghasilan ojol di Jakarta.

"Keadaan hari ini, karena beberapa hari terakhir teman-teman ojek online terganggu dalam mata pencarian. Jumlah penumpang menurun dan kami merasa was-was, mengingat eskalasi di beberapa daerah makin meningkat," ujar Rahman.

Ia menambahkan, sudah memberikan edukasi kepada rekan-rekannya agar tidak terpancing isu provokatif seputar unjuk rasa.

"Kami berharap demonstrasi tidak berujung anarkis atau merusak fasilitas umum. Itu memang tidak kami inginkan," tegasnya.

Namun, istilah yang digunakan Rahman, seperti “taruna” untuk menyebut pengemudi ojol, menimbulkan tanda tanya warganet.

“Taruna” biasanya merujuk pada akademi atau sekolah kedinasan, seperti militer atau kepolisian.

"Eskalasi? Taruna?? Are you kidding me right now???" tulis akun @anda_yoseph.

"Pencitraan terus, kalian pikir kami ini bodoh? Mitra driver tidak ada yang seperti mereka," tambah akun @andipradana90.

"Terlihat di menit 1.05 'TARUNA DI WILAYAH MASING2'. Gibran udah mirip bapaknya, tukang settingan," komentar akun @sigit_supriyatna.

Pertemuan ini memicu perdebatan sengit di media sosial, antara mengapresiasi dialog Wapres dengan pengemudi ojol dan mempertanyakan keaslian serta penampilan peserta yang hadir. (dam)

Editor : Damianus Bram
#gibran rakabuming raka #gibran #ojek online #driver ojol #wapres