Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Komdigi Klaim TikTok Matikan Fitur Live Sukarela, Fedi Nuril Langsung Sebut Bohong

Damianus Bram • Senin, 1 September 2025 | 22:58 WIB
Fedi Nuril sebut klaim Komdigi soal TikTok Live “bohong
Fedi Nuril sebut klaim Komdigi soal TikTok Live “bohong

SOLOBALAPAN.COM – Aktor Fedi Nuril menanggapi klarifikasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) soal hilangnya fitur TikTok Live di Indonesia.

Komdigi sebelumnya menyatakan fitur tersebut dimatikan secara sukarela oleh pihak TikTok.

Fedi Nuril menegaskan pernyataan itu bohong. Hal ini diunggahnya melalui akun Instagram pribadi, @fedinuril, pada Senin (1/9/2025).

“Bohong! @meutyahafid,” tegas Fedi sembari menunjukkan tangkapan layar klarifikasi dari Komdigi.

Tak berhenti di situ, Fedi juga membagikan tangkapan layar akun resmi Partai Gerindra yang menyebut bahwa narasi hoaks versi penguasa biasanya paling “terpercaya” karena didukung fasilitas lengkap seperti statistik, intelijen, editor, media, dan panggung. Pernyataan ini diunggah pada 29 Agustus 2017.

“Penguasa sekarang siapa? @gerindra,” tulis Fedi.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menjelaskan bahwa fitur live pada platform TikTok yang tiba-tiba tak bisa diakses sejak Sabtu (30/8/2025) malam, dimatikan secara sukarela oleh pihak TikTok.

“Kami pun melihat pemberitahuan yang dilakukan oleh TikTok, bahwa mereka melakukan secara sukarela untuk penutupan fitur live,” ujar Meutya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (31/8/2025).

Meutya menambahkan, pemerintah berharap penangguhan ini tidak berlangsung lama, karena banyak UMKM yang memanfaatkan fitur live untuk berjualan.

“Jadi kalau kondisi berangsur baik, mudah-mudahan kita bisa kembali lagi fitur live TikTok. Saat ini negara memahami ada UMKM terdampak yang berjualan secara live, tapi mudah-mudahan tetap bisa e-commerce tanpa live. Sekali lagi kita berdoa dan berharap kondisi membaik, sehingga fitur live TikTok bisa kembali,” ungkapnya.

Sementara itu, akun media sosial Radar Solo terkena pelanggaran setelah menyiarkan siaran langsung (LIVE) demo yang berlangsung di Jalan Slamet Riyadi, Solo, pada Kamis malam (28/08/2025).

Platform menilai konten tersebut melanggar panduan komunitas terkait Dangerous activities and challenges, sehingga akses LIVE untuk akun Radar Solo sementara dihentikan dan dijadwalkan dipulihkan pada 31 Agustus 2025 pukul 10:21 WIB.

Demo yang terjadi pada Kamis, 28 Agustus 2025, ini terus menjadi sorotan masyarakat.

Pasalnya, sejak sebelum demo digelar hingga pelaksanaan unjuk rasa, banyak pihak yang ikut bersuara lantaran sejumlah kejanggalan yang muncul.

Salah satunya adalah aturan yang sempat dikeluarkan kepolisian yang melarang adanya siaran Live TikTok saat demo berlangsung. (dam)

Editor : Damianus Bram
#demo #komdigi #fedi nuril #live streaming #tiktok live