Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Demo Ojol di Solo Ricuh, Diduga Disusupi Pelaku Anarkis

Silvester Kurniawan • Jumat, 29 Agustus 2025 | 23:59 WIB
Demo ojol di Mako Brimob Manahan, Solo ricuh, diduga disusupi anarkis.
Demo ojol di Mako Brimob Manahan, Solo ricuh, diduga disusupi anarkis.

SOLOBALAPAN.COM – Aksi solidaritas ribuan pengemudi ojek online (ojol) dan masyarakat di depan Mako Brimob Batalyon C Pelopor, Manahan, Solo, Jumat (29/8/2025), berujung ricuh.

Situasi yang awalnya tertib berubah menjadi chaos setelah massa terprovokasi dan melempari aparat dengan batu hingga merusak pagar markas.

Kericuhan pecah sekitar pukul 14.30 WIB. Massa yang marah menghujani personel keamanan dengan batu dan benda berat lainnya.

Bahkan pagar Mako Brimob turut dirusak. Meski begitu, sejumlah driver ojol berusaha menenangkan dan mengajak rekan-rekannya bubar agar situasi tidak semakin panas.

“Ini di luar kendali kami. Kami berangkat dari aksi solidaritas atas terbunuhnya kawan kami. Kami semua memakai atribut ojol, namun ternyata banyak orang yang kita tidak tahu dari mana melakukan pengerusakan. Kami tegaskan itu bukan dari ojol. Kalau ojol semua satu komando, menyampaikan aspirasi untuk menuntut keadilan,” tegas Joko Saryanto, Humas Aksi Gabungan Pengemudi Ojek Online. 

Aksi solidaritas ini dipicu oleh kematian Affan Kurniawan (21), pengemudi ojol yang tewas terlindas kendaraan taktis Brimob saat aksi di Jakarta, Kamis (28/8/2025) malam.

Peristiwa tersebut memicu gelombang protes di sejumlah daerah, termasuk di Solo.

Menanggapi insiden itu, Kapolresta Solo AKBP Catur Cahyono Wibowo menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

“Kami mewakili institusi Polri menyampaikan permohonan maaf dengan kejadian tadi malam menimpa saudara Affan Kurniawan. Mewakili dari Surakarta, mohon maaf,” ucap Kapolresta.

Catur menambahkan, Polri telah menindaklanjuti kasus tersebut dengan memeriksa oknum anggota yang menabrak Affan. Kadiv Propam sudah mengamankan terduga pelaku dan memprosesnya lebih lanjut.

“Yang pasti saya serahkan kepada penyidik. Nanti pun akan masuk ranah pidana umum dan pasti akan ditindaklanjuti. Kami kembali menyampaikan permohonan maaf, dan ke depan kami akan memperbaiki,” tegas Kapolresta Solo. (dam)

Editor : Damianus Bram
#demo ojol #polisi #brimob #Affan Kurniawan #driver ojol #manahan #solo