SOLOBALAPAN.COM - Nama Salsa Erwina mendadak viral dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Ia menjadi sorotan setelah secara terbuka menantang Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, untuk berdebat mengenai tunjangan DPR.
Tantangan ini dilayangkan sebagai respons atas pernyataan kontroversial Sahroni yang menyebut "tolol" orang-orang yang ingin membubarkan DPR.
Ternyata, Salsa Erwina bukanlah sosok sembarangan, melainkan seorang mantan juara debat tingkat internasional.
Tantangan Debat Buntut Ucapan 'Tolol'
Polemik ini bermula dari pernyataan Ahmad Sahroni yang menanggapi kemarahan publik atas isu kenaikan tunjangan perumahan anggota DPR.
Saat disinggung mengenai seruan pembubaran DPR, Sahroni menyebut pihak-pihak tersebut "tolol".
Ucapan ini memicu reaksi keras, salah satunya dari Salsa Erwina.
Melalui akun TikTok @salsaerwina pada 26 Agustus 2025, ia melayangkan tantangan debat terbuka.
"Kita debat deh, apakah tunjangan DPR itu berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat atau enggak," ucapnya dalam video yang viral tersebut.
Siapa Sebenarnya Salsa Erwina?
Di balik tantangannya yang berani, Salsa Erwina memiliki rekam jejak yang sangat mentereng di dunia debat, terutama saat ia masih menjadi mahasiswa di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Prestasinya antara lain:
-
Juara Debat se-Asia Pasifik di Nanyang Technological University, Singapura (2014).
-
Mewakili Indonesia hingga babak perempat final Lomba Debat Dunia di Berlin, Jerman (2012).
-
Pernah dinobatkan sebagai Mahasiswa Berprestasi UGM pada tahun 2014.
Saat ini, ia aktif di TikTok (@salsaerwina) sebagai kreator konten yang sering membagikan pemikiran kritis dan karya-karya puisinya.
Intelektual Muda Melawan Politisi Senior
Tantangan dari Salsa Erwina ini menjadi simbol perlawanan intelektual dari generasi muda terhadap narasi yang dianggap arogan dari seorang politisi senior.
Dengan latar belakangnya sebagai seorang debater kelas dunia, tantangan yang ia layangkan bukan sekadar emosi sesaat, melainkan sebuah ajakan untuk beradu argumen secara substantif.
Publik kini menantikan apakah Ahmad Sahroni akan berani menerima tantangan dari sang juara debat. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo