Daftar Penerima Bintang Republik Indonesia Utama 2025: dari AM Hendropriyono, Puan Maharani, hingga Wiranto
Didi Agung Eko Purnomo• Rabu, 27 Agustus 2025 | 02:21 WIB
Prabowo Subianto Presiden RI.
SOLOBALAPAN.COM – Presiden RI, Prabowo Subianto, menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Utama kepada Jenderal TNI (Purn) A.M. Hendropriyono.
Upacara penganugerahan tanda kehormatan tertinggi negara ini dilaksanakan dengan khidmat di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 25 Agustus 2025.
Pemberian tanda kehormatan ini merupakan bentuk penghargaan tertinggi negara atas jasa-jasa luar biasa yang telah diberikan oleh A.M. Hendropriyono bagi keutuhan dan kemajuan Bangsa Indonesia.
Penghargaan atas Jasa di Bidang Pertahanan dan Intelijen
Menurut penjelasan dari pihak Istana Negara, Jenderal TNI (Purn) A.M. Hendropriyono, yang juga merupakan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), dinilai memiliki jasa besar dalam bidang pertahanan dan intelijen.
"Beliau memiliki jasa besar di bidang pertahanan dan intelijen melalui pengabdiannya sebagai perwira tinggi TNI dan (Kepala) Badan Intelijen Negara yang memimpin sejumlah operasi strategis serta pengembangan sistem keamanan," demikian bunyi keterangan resmi tersebut.
Sejumlah Tokoh Nasional Lainnya Turut Dianugerahi
Selain A.M. Hendropriyono, dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Utama kepada sejumlah tokoh nasional lainnya.
Mereka antara lain:
Puan Maharani (Ketua DPR RI)
Ahmad Muzani (Ketua MPR RI)
Sultan Bachtiar Nazamuddin (Ketua DPD RI)
Prof. Dr. Ir. Sufmi Dasco Ahmad (Wakil Ketua DPR RI)
Zulkifli Hasan (Menko Pangan)
Jenderal TNI (Purn) Wiranto
Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar
Letjen TNI (Purn) Moerdiono
Hj. Rachmawati Soekarnoputri (Almarhumah)
Apresiasi Tertinggi dari Negara
Bintang Republik Indonesia adalah tanda kehormatan sipil tertinggi yang diberikan oleh negara.
Penganugerahan ini menjadi simbol apresiasi atas pengabdian dan kontribusi luar biasa para tokoh dalam berbagai bidang yang telah memperkuat demokrasi, pertahanan, serta pembangunan nasional.
Prosesi yang berlangsung khidmat ini menegaskan kembali komitmen negara dalam menghormati jasa-jasa para pemimpin bangsa. (did)