Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Kenapa UI Viral? Undang Peter Berkowitz, Kampus Kuning Depok Jadi Sorotan soal Pro Israel

Laila Zakiya • Senin, 25 Agustus 2025 | 15:56 WIB
Peter Berkowitz, Zionis Israel yang diundang Universitas Indonesia (UI) jadi pembicara.
Peter Berkowitz, Zionis Israel yang diundang Universitas Indonesia (UI) jadi pembicara.

SOLOBALAPAN.COM - Universitas Indonesia (UI) menuai kecaman dan menjadi sorotan publik setelah mengundang akademisi asal Amerika Serikat, Peter Berkowitz, sebagai pembicara dalam acara Pengenalan Sistem Akademik Universitas (PSAU) Program Pascasarjana UI 2025 pada Sabtu, 23 Agustus 2025.

Peter Berkowitz dikenal sebagai figur pro-Israel, dan kehadirannya di kampus dianggap sebagai bentuk dukungan terhadap agresi militer Israel di Palestina.

Netizen Kecam Sikap UI

Kabar kehadiran Peter Berkowitz memicu gelombang protes dari warganet di media sosial, termasuk di platform X (Twitter).

Banyak netizen yang menyayangkan langkah UI mengundang figur kontroversial di tengah isu genosida yang menimpa warga Gaza.

Salah satu netizen dengan akun @erlanishere, misalnya, menyindir UI yang dinilai kurang teliti dalam melakukan background check.

"Agak aneh universitas sekelas UI kok gak background check, apalagi buat pembicara di kegiatan akademik pascasarjana. Kita aja udah jengah ngeliat Monique tampil mulu di TV, ini malah ngundang Zionis garis keras ngisi acara di UI."

Kecaman juga datang dari alumni UI. Akun @Hilmi28 yang mengaku sebagai alumni, menuliskan protes kerasnya.

"Sebagai almamater, saya protes keras!!! Disaat kampus2 besar dunia bersuara utk Palestina, UI malah seperti ini "

Klarifikasi dan Permintaan Maaf dari UI

Merespons kecaman tersebut, UI akhirnya angkat bicara dan menyampaikan permintaan maaf secara resmi kepada seluruh rakyat Indonesia.

Melalui Direktur Humas, Media, Pemerintah dan Internasional UI,

Arie Afriansyah, UI mengakui adanya "kekhilafan dalam kekurangcermatan saat melakukan background check".

"UI meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia atas kekhilafan dalam kekurangcermatan saat melakukan background check terhadap yang bersangkutan," ujar Arie elalui keterangan resmi pada Minggu 24 Agustus 2025.

Dalam klarifikasinya, UI menegaskan kembali dukungannya terhadap perjuangan rakyat Palestina dan menolak segala bentuk penjajahan yang dilakukan Israel.

Pihak UI juga menjelaskan bahwa orasi Peter Berkowitz murni bertujuan untuk memberikan perspektif akademik dalam bidang sosial humaniora, sains, dan teknologi, dan tidak menyentuh isu politik.

Meskipun sudah meminta maaf, kontroversi ini tetap menjadi sorotan, mengingat UI merupakan salah satu universitas terkemuka di Indonesia. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #pro israel #Universitas Indonesia (UI)