SOLOBALAPAN.COM – Polisi akhirnya berhasil menangkap empat orang pelaku penculikan Kepala Cabang salah satu bank BUMN, Mohamad Ilham Pradipta.
Tiga pelaku diamankan di Jakarta, sementara satu lainnya ditangkap di Bandara Internasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam rekaman video penangkapan, terlihat jelas wajah para pelaku yang sebelumnya memaksa korban masuk ke dalam mobil di area parkir pusat perbelanjaan di Jakarta Timur pada Rabu (20/8/2025).
Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengungkap identitas keempat pelaku, yakni AT, RS, RAH, dan RW.
"AT, RS, dan RAH diamankan di wilayah Johar Baru III, Jakarta Pusat. Sementara RW yang sempat melarikan diri ke NTT berhasil ditangkap di Bandara Internasional Komodo," ujar Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Resa Fiardi Marasabessy, dikutip dari JawaPos.com, Jumat (22/8/2025).
Resa menegaskan, polisi masih mendalami motif penculikan yang berujung pada pembunuhan ini. "Masih kami dalami, masih kami gali," tegasnya.
Menurut penyidik, masih ada pelaku lain yang diduga berperan sebagai operator eksekusi pembunuhan. Sementara empat pelaku yang sudah ditangkap berperan sebagai penculik.
"Sementara masih dilakukan pendalaman dan pengejaran terkait keterlibatan tersangka lain," imbuhnya.
Jasad Korban Ditemukan Terikat di Semak-Semak
Sebelum para pelaku berhasil ditangkap, warga Kampung Karang Sambung, Desa Nagasari, Serang Baru, Kabupaten Bekasi, digegerkan dengan penemuan jasad Ilham pada Kamis (21/8/2025).
Saat ditemukan, korban dalam kondisi kaki terikat dan mata ditutup lakban. Jenazah kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi.
Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono, menyampaikan bahwa ada tanda kekerasan di tubuh korban.
"Luka-lukanya di bagian dada dan leher akibat benda tumpul," ungkapnya.
Meski begitu, Prima menegaskan otopsi belum bisa memastikan waktu kematian maupun indikasi pasti pembunuhan.
"Secara forensik belum bisa ditentukan (ada indikasi pembunuhan atau tidak). Hanya ditemukan kekerasan akibat benda tumpul saja," jelasnya.
Jenazah Ilham tiba di RS Polri pada pukul 12.48 WIB, lalu dilakukan autopsi mulai pukul 14.30 hingga 19.00 WIB.
Hasil lengkap autopsi akan diserahkan kepada penyidik setelah pemeriksaan penunjang selesai. (dam)
Editor : Damianus Bram