Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Benarkah Gara-gara Aturan BEM Kampus? Viral Mahasiswa UNILA Meninggal Dunia Pukul 3 Pagi, Komentar di Instagram Diduga Dihapus Pihak Kampus

Laila Zakiya • Kamis, 21 Agustus 2025 | 15:57 WIB

 

Viral mahasiswa UNILA diduga alami kecelakaan jam 3 pagi karena aturan BEM kampus.
Viral mahasiswa UNILA diduga alami kecelakaan jam 3 pagi karena aturan BEM kampus.

SOLOBALAPAN.COM - Seorang mahasiswa Universitas Lampung (UNILA) tengah menjadi sorotan pengguna media sosial.

Pasalnya mahasiswa dari Fakultas Hukum tersebut meninggal dunia akibat mengalami kecelakaan lalu lintas pada pukul 3 dini hari.

Bukan tanpa sebab, rupanya mahasiswa tersebut diduga harus hadir ke kampus maksimal pukul 5 subuh akibat aturan yang diduga dibuat oleh BEM UNILA.

Sedangkan pihak Dekan dikabarkan memberikan perintah untuk ada di kampus pada pukul 7 pagi.

Hal tersebut diketahui dari cuitan yang dibagikan di akun X @unila\_base pada 20 Agustus 2025.

Dalam unggahan tersebut, terlihat adanya tangkapan layar yang melaporkan terkait dengan kasus kecelakaan tersebut.

"Min, ada mahasiswa fakultas hukum yang meninggal jam 3 pagi tadi di depan Lapas Rajabasa, dia kecelakaan waktu mau OTW kampus jam 3 pagi karena mau Komdisan. Padahal Dekanad kasih perintah jam 7 dikampus, panitia dari BEM malah nyuruh maksimal jam 5 subuh sudah harus di kampus," tulisnya.

Mirisnya, pihak BEM diduga menyembunyikan aturan yang diberikan pada mahasiswa tersebut.

Lantaran saat keluarga bertanya, pihak BEM justru diam saja dan tak mengungkap terkait alasan mahasiswa tersebut harus berada di kampus dini hari.

"Pihak keluarga nanyain, almarhum mau kemana, tapi pihak BEM diem aja malah nyembunyiin. Takut kebawa-bawa karena udah ngelanggar aturan," ungkapnya.

Baca Juga: Mesin Jam Panggung Warisan Pakubuwono I Jadi Koleksi Bersejarah Museum Radya Pustaka Solo

Tak pelak kasus tersebut diminta untuk segera diusut lantaran BEM dinilai masih diam saja hingga kini. Bahkan BEM justru dinilai asik melakukan ospek mahasiswa baru di kampus UNILA.

"Tolong usut min, kasihan korban dan keluarganya, pihak BEM yang ngasih perintah jam 5 subuh ke kampus malah diem aja, gak ada respon. Malah mereka masih asik-asik aja itu di kampus marahin maba-maba," tandasnya.

Cuitan ini pun menjadi perbincangan hangat, terlebih setelah ditayangkan pada lebih dari 799,6 ribu pengguna Twitter. Beberapa netizen ikut memberikan komentar atas peristiwa tersebut:

"Lagian bingung banget orientasi kok subuh? Lu pada ngapain? Waktu itu gue lihat anak FK datang jam 4. Senior UNILA berasa Tuhan emang mah, sakit di kepala semuanya sok iya," ujar akun @voeux\_xx.

"Buat yang masih kuliah, udahlah gak usah nemen amat nurutin rules yang gak make sense selain dari pihak kampus. Gak nurut sama kating juga gak bakalan ngaruh sama IPK. Jadi kupu-kupu juga tetap bisa lulus cepat. Cari teman atau circle yang benar biar bisa bantu sursive selama kuliah. Udah gitu aja," papar akun @apalgaiyach.

"Lu ngarep apa sama komdis-komdisan gak jelas alah," tandas akun @owlis\_me terkait dengan kabar meninggalnya siswa UNILA tersebut.

Selain itu, kabar kematian mahasiswa Fakultas Hukum UNILA ini juga ramai di Instagram.

Seorang netizen mengunggah kronologi dan mempertanyakan soal aturan yang diterapkan BEM UNILA:

"@bemfhunila @official.fhunila silahkan diusut. Apakah dekanan tahu semua dilaksanakan sesubuh ini?," tulisnya.

Namun kejanggalan muncul lantaran diduga pihak BEM UNILA memilih menghapus seluruh komentar yang terkait dengan tewasnya mahasiswa dari Fakultas Hukum tersebut.

"Wah komen yang nanyain tentang maba yang jadi korban laka lantas di hide," tulis akun @akunpausterbang.

Beberapa komentar masih tersisa, mempertanyakan kebijakan BEM UNILA yang dianggap tidak sesuai aturan PPKMB dan berpotensi memicu tragedi:

"Ayo bahas isu di internal dulu, coba cek dulu itu kebijakan @bemunila yang tidak sesuai dengan aturan PPKMB dan berujung pada tragedi," ujar akun @marcellino15.

"Oh ini yang ngajak maba-maba buat sholat shubuh berjamaah di kampus? Iya kan? Soalnya selain agenda sholat berjamaah shubuh di kampus kayaknya agendanya gak bakal penting dan worth kalau sampai mabanya meninggal. Acara apa sih jancuk harus sampai kumpul jam 5?," tandas akun @vanderlindevanwyk.

Hingga berita ini diturunkan, pihak BEM maupun kampus UNILA masih bungkam terkait kabar kematian mahasiswa dari Fakultas Hukum tersebut. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #unila #meninggal dunia #mahasiswa #bem