SOLOBALAPAN.COM – Kabar mengenai rencana kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) dan para pensiunan pada tahun 2025 kembali berembus kencang dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Isu ini disambut dengan penuh harap, terutama setelah kenaikan terakhir pada awal 2024.
Banyak yang mengaitkan wacana ini dengan kebijakan di era pemerintahan baru Presiden Prabowo Subianto.
Lantas, benarkah akan ada kenaikan gaji lagi tahun depan? Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akhirnya buka suara.
Tanggapan Resmi Menteri Keuangan Sri Mulyani
Menanggapi isu yang telah menyebar luas, Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan klarifikasi.
Ia menegaskan bahwa hingga saat ini, belum ada keputusan final mengenai kenaikan gaji ASN dan pensiunan untuk tahun 2025.
“Kami masih melakukan kajian dan pembahasan dengan kementerian serta lembaga terkait. Yang pasti, kebijakan apapun akan mempertimbangkan kemampuan anggaran negara dan kebutuhan riil para pegawai,” kata Sri Mulyani.
Pernyataannya mengindikasikan bahwa wacana tersebut masih dalam tahap evaluasi dan belum menjadi sebuah kebijakan resmi.
Berkaca dari Kenaikan Gaji Sebelumnya
Sebagai pengingat, kenaikan gaji terakhir bagi ASN terjadi pada awal tahun 2024.
Saat itu, pemerintah menetapkan kenaikan sebesar 8 persen untuk PNS aktif dan 12 persen untuk pensiunan.
Kenaikan tersebut diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2024.
Hingga saat ini, belum ada revisi atau aturan baru yang disiapkan untuk penyesuaian gaji di tahun 2025.
Harapan Publik di Tengah Ketidakpastian
Meskipun belum ada kepastian, isu kenaikan gaji ini terus menjadi harapan bagi jutaan abdi negara dan para purnabakti. Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok, penyesuaian penghasilan dianggap sebag
ai langkah penting untuk menjaga daya beli dan meningkatkan kesejahteraan.
Kini, para ASN dan pensiunan hanya bisa menanti hasil kajian pemerintah, berharap akan ada kabar baik dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk tahun 2025 mendatang. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo