Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Kenapa Hotel Indonesia Syariah Pekalongan Viral? Warganet Ramai-Ramai Review Bintang 1 Usai Diduga Usir Rama Sahid

Didi Agung Eko Purnomo • Senin, 18 Agustus 2025 | 01:21 WIB
Ilustrasi tanda tanya.
Ilustrasi tanda tanya.

SOLOBALAPAN.COM - Hotel Indonesia Syariah Pekalongan kini menjadi bulan-bulanan warganet dan dibanjiri ulasan bintang satu di Google Maps.

Hal ini merupakan buntut dari insiden pengusiran terhadap seorang content creator dan konsultan bisnis, Rama Sahid, yang viral di TikTok.

Persoalan ini dipicu oleh adanya biaya tambahan senilai Rp10.000 yang diminta oleh pihak hotel di luar harga yang telah dibayarkan oleh Rama Sahid melalui aplikasi pemesanan online.

Kronologi Pengusiran yang Viral di TikTok

Kejadian ini pertama kali diungkap oleh Rama Sahid melalui akun TikTok-nya, @ramasahid, pada 14 Agustus 2025.

Dalam video yang telah ditonton puluhan ribu kali tersebut, ia menceritakan kronologinya.

Rama Sahid telah membayar lunas biaya kamar hotel melalui sebuah aplikasi online.

Namun setibanya di hotel, pihak resepsionis meminta uang tambahan sebesar Rp10.000 dengan alasan adanya selisih harga antara aplikasi dan tarif hotel.

Rama menolak untuk membayar biaya tambahan tersebut karena tidak tercantum dalam aplikasi.

Perdebatan pun terjadi, yang menurut Rama, berakhir dengan pengusiran dirinya dari hotel tersebut. "Part 2 - Oknum hotel kalah argumen, masih belum terima. Saya malah diusir," tulisnya dalam keterangan video.

'Review Bombing' dan Kemarahan Warganet

Video tersebut sontak viral dan memicu kemarahan warganet.

Sebagai bentuk solidaritas, banyak dari mereka yang langsung "menyerbu" laman ulasan Google untuk Hotel Indonesia Syariah Pekalongan dan memberikan rating bintang satu.

"Merugikan customer, ada biaya tambahan di luar Traveloka yang dipesan. Harusnya dibenahi sistemnya agar sesuai. Hotel gak amanah," tulis seorang warganet bernama Muhammad Teguh.

"Hati-hati, lagi viral ngusir tamu wkwk," timpal akun Wahyu Arie Murtantyo.

Akibat "serangan" ini, rating hotel tersebut sempat anjlok.

Meskipun beberapa komentar negatif diduga telah dihapus, ratingnya hingga kini masih tertahan di angka 3,8 dari skala 5.

Dampak Buruk bagi Reputasi Hotel

Insiden yang melibatkan Rama Sahid ini menjadi pelajaran berharga tentang kekuatan media sosial dan pentingnya transparansi dalam pelayanan.

Kasus yang berawal dari nominal yang relatif kecil kini telah berkembang menjadi krisis reputasi yang serius bagi Hotel Indonesia Syariah Pekalongan.

Publik kini menantikan klarifikasi resmi dari pihak manajemen hotel untuk mengatasi sentimen negatif yang telah meluas. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#viral #warganet #review #Rama Sahid #hotel indonesia syariah pekalongan