SOLOBALAPAN.COM - Polemik kewajiban membayar royalti bagi kafe dan restoran yang memutar musik terus memanas dan menuai beragam tanggapan.
Sejumlah tempat usaha bahkan memilih untuk mengheningkan suasana, tidak memutar musik sama sekali.
Humas Asosiasi Pengusaha, Kafe, dan Restoran Indonesia (Apkrindo) Jatim, Haka Wallesa, mengaku kondisi ini membingungkan para pengelola.
Ia merasa keberatan karena kondisi ekonomi yang belum stabil. "Kondisi kami cukup terhimpit kena sana sini," jelasnya dikutip dari JawaPos.com, Selasa (5/8/2025).
Padahal, selama ini pemilik usaha sudah mengalokasikan biaya untuk berlangganan layanan streaming musik digital, bukan menggunakan layanan gratisan.
Kebingungan semakin bertambah setelah Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) menegaskan bahwa rekaman suara instrumental seperti suara burung atau gemericik air juga dikenakan royalti.
Sejak isu royalti ini mencuat, sikap musisi pun terbelah. Ada yang pro dan ada yang kontra.
Charly Van Houten adalah salah satu musisi yang memilih untuk membebaskan penggunaan lagunya.
Ia bahkan membebaskan penyanyi lain membawakan lagunya tanpa harus meminta izin dan membayar royalti.
"Daripada pada mumet, saya Charly VHT membebaskan seluruh teman-teman penyanyi di seluruh Indonesia maupun penyanyi dunia dan akhirat, bebas menyanyikan seluruh karya laguku di panggung maupun di tongkrongan tidak wajib bayar royalti. Salam damai," ujar Charly dalam unggahannya di Instagram beberapa waktu lalu.
Terbaru, Charly kembali memberikan pendapatnya menyusul pernyataan LMKN. Dalam unggahan di akun Instagramnya @charly_setiaku, Kamis (7/8/2025), Charly menulis:
"Saya Charly Vanhoutten mengimbau jika saya sedang berada di suatu tempat cafe, restoran atau tempat tempat lainnya ada yang memutarkan lagu saya dan musisi, penyanyi/band yang membawakan karya lagu saya, akan saya kasih hadiah (uang tunai atau berupa merchandise) sebagai tanda terimakasih. Salam musik Indonesia."
Unggahan tersebut langsung menuai ribuan komentar dari warganet dan disukai lebih dari 19 ribu akun hanya dalam dua jam pertama.
"Lagunya sejuta umat dan semua generasi suka.. Gak akan bosen-bosen denger lagunya dan kalo lg di cafe malah nyaman bgtt pasti kalo denger lagu-lagunya..." tulis akun @selvi****.
"Duluuur, kalau sy manggung sy mau bawakan karya dulur boleh?" tanya @lucy_anima****.
"Masyaallah, inilah karya yang bermanfaat buat orang lain, good job @charly_setiaku" timpal @daengku****.
"Istimewaa, lagu gak boleh diputar di cafe dll.. para pencipta lagu dan penyanyi yg gila royalty, suruh nyanyi di kamar mandi sendiri-sendiri aja, gak usah di publik jadi gak ada yg tau klo ada lagu" tulis @febe****. (dam)
Editor : Damianus Bram