Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Geger Bocah 18 Tahun Bunuh Ibu di Bengkulu saat Salat, Ternyata Punya Gangguan Mental?

Laila Zakiya • Minggu, 3 Agustus 2025 | 21:13 WIB
Ilustrasi penemuan jenazah.
Ilustrasi penemuan jenazah.

SOLOBALAPAN.COM - Sebuah insiden mengerikan mengguncang Kelurahan Panorama, Kota Bengkulu, pada Sabtu, 2 Agustus 2025 siang.

Seorang ibu rumah tangga berinisial YT (50) tewas secara tragis saat sedang menunaikan salat Dzuhur, dibunuh oleh anak kandungnya sendiri, NR (18).

Peristiwa ini langsung menjadi perbincangan hangat, terlebih karena muncul dugaan bahwa pelaku memiliki riwayat gangguan mental.

Detik-Detik Pembunuhan Sadis saat Salat Dzuhur

Insiden memilukan ini terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.

Dilansir dari cuitan akun Twitter @heraloebss pada Minggu, 3 Agustus 2025, saat korban YT sedang khusyuk melaksanakan salat Dzuhur, NR tiba-tiba saja menghantam kepala ibunya dengan cobek batu.

Tak berhenti sampai di situ, NR juga menikam ibunya sebanyak tiga kali di bagian leher dan dada.

Usai melakukan aksinya yang keji, NR keluar rumah dan dengan tenang memberitahu tetangga bahwa ia telah membunuh ibunya.

Tetangga yang mendengar pengakuan mengejutkan dari NR sontak melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Tak lama kemudian, NR berhasil diamankan oleh pihak kepolisian Polsek Gading Cempaka.

"Pelaku dan TKP langsung kita amankan," kata Kanit Reskrim Polsek Gading Cempaka, Iptu Putra Agung pada Sabtu, 2 Agustus 2025.

Jenazah korban YT (49) juga langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu untuk dilakukan visum.

 

Di balik kekejian aksi pembunuhan ini, muncul dugaan kuat bahwa pelaku, NR, memiliki riwayat gangguan jiwa.

Dari kesaksian warga setempat, NR diduga memang pernah dirawat di rumah sakit jiwa.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa NR bahkan baru pulang dari rumah sakit jiwa dua minggu sebelum kejadian tragis ini.

"Untuk itu (pernah gangguan jiwa) masih kita selidiki, namun informasi yang kita dapat dari warga sekitar sudah pernah dirawat di rumah sakit jiwa,” kata Kanit Reskrim Polsek Gading Cempaka, Iptu Putra Agung.

Saat ini, NR masih menjalani pemeriksaan lanjutan untuk mengungkap motif pasti dari pembunuhan ini, serta untuk mendalami kondisi kejiwaannya.

Kasus ini ditangani oleh Sat Reskrim Polresta Bengkulu. (lz/*)

Editor : Laila Zakiya
#viral #bengkulu #permbunuhan #gangguan mental