Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Misteri HP Milik Diplomat Muda Arya Daru Pangayunan yang Belum Ketemu, Ada di Mana?

Laila Zakiya • Sabtu, 26 Juli 2025 | 18:45 WIB
Kamar kos tempat ditemukannya sosok diplomat muda Arya Daru Pangayunan.
Kamar kos tempat ditemukannya sosok diplomat muda Arya Daru Pangayunan.

SOLOBALAPAN.COM - Kasus kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (39), semakin penuh tanda tanya.

Selain kondisi jasadnya yang ditemukan mengenaskan, hilangnya ponsel pribadi milik Arya kini menjadi kunci misteri yang belum terpecahkan.

Ketua Harian Kompolnas, Irjen Pol (Purn) Arief Wicaksono, mengungkap bahwa ponsel Arya adalah salah satu barang penting yang hingga kini belum ditemukan.

Perangkat tersebut diyakini menyimpan jejak digital krusial terkait kematian Arya.

"Jejak digital terakhir korban terlacak di Mal Grand Indonesia sekitar pukul 21:00 WIB pada malam kejadian, 7 Juli 2025," kata Arief, dikutip dari YouTube KompasTV.

Tak lama setelah itu, ponsel Arya yang nomor akhirnya 9150 mendadak mati.

Kondisi ini membuat sang istri panik dan mendesak penjaga kos memeriksa kamar Arya, yang akhirnya ditemukan tewas di Kamar 105 Guest House Gondia, Menteng, Jakarta Pusat.

"Sampai sekarang ponsel itu belum ditemukan," tegas Arief.

Polisi menyebut korban sempat terekam CCTV naik ke rooftop lantai 12 Gedung Kemlu pada pukul 21.43 WIB dengan membawa tas punggung dan kantong belanja.

Namun, 1,5 jam kemudian Arya turun tanpa membawa dua barang tersebut.

"Diduga tanggal 7 Juli 2025 jam 21.43 sampai jam 23.09 korban berada di rooftop, dan saat turun tidak membawa tas gendong maupun tas belanja," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi.

Hilangnya tas dan HP ini menimbulkan spekulasi bahwa keduanya bisa jadi disembunyikan atau dibawa seseorang.

Padahal, saat ditemukan, pintu kamar kos terkunci dari dalam tanpa ada tanda kerusakan.

Selain ponsel yang hilang, motif kematian Arya disebut berkaitan dengan isu privasi yang sensitif.

"Motif ini karena menyangkut privasi korban dengan keluarga, kami serahkan kepada penyidik," ujar Arief.

Arya diketahui meninggal karena kehabisan napas, dengan kepala ditutupi plastik sebelum dililit lakban kuning.

Fakta ini memperkuat dugaan adanya tindakan terencana di balik kematian diplomat muda tersebut.

Hingga kini, polisi telah mengamankan rekaman dari 20 titik CCTV dan memeriksa 15 saksi, termasuk keluarga, rekan kerja, dan pihak yang terakhir berkomunikasi dengan Arya.

Namun, keberadaan ponsel korban yang diyakini menjadi kunci pengungkapan kasus masih misterius.

Dengan hilangnya HP ini, publik semakin penasaran: ada di mana sebenarnya ponsel milik Arya Daru Pangayunan? (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #Diplomat Muda #Arya daru pangayunan #Kemlu RI