SOLOBALAPAN.COM – Ahmad Zuhdi, guru Madrasah Diniyah Roudhotul Mualimin di Demak, Jawa Tengah, menerima dukungan luar biasa dari masyarakat setelah dirinya dituntut untuk membayar ganti rugi sebesar Rp 25 juta.
Tuntutan ini muncul setelah dirinya menampar seorang murid yang dianggap nakal.
Dukungan terhadap Ahmad Zuhdi terus mengalir dan viral di media sosial.
Ratusan orang, termasuk puluhan guru agama dari berbagai wilayah di Tanah Air, memberikan solidaritas kepada Zuhdi yang dianggap diperlakukan secara tidak adil.
Berdasarkan unggahan akun Instagram @jabodetabek24info, terlihat ratusan orang berkumpul di depan rumah Zuhdi sebagai bentuk solidaritas.
Mereka hadir untuk menyatakan dukungan terhadap guru yang dianggap telah memberikan pengabdian mulia di dunia pendidikan, meski dihukum dengan tuntutan yang sangat tinggi.
Bantuan Moril dan Materil Mengalir untuk Ahmad Zuhdi
Tidak hanya dukungan moral, Ahmad Zuhdi juga mendapatkan bantuan dalam bentuk donasi uang dan sebuah motor.
Motor tersebut diberikan karena sebelumnya Zuhdi terpaksa menjual motor pribadinya untuk membayar uang yang dituntut oleh orang tua murid.
Menurut informasi, gaji bulanan yang diterima Ahmad Zuhdi dari mengajar agama hanya sekitar Rp 110 ribu, jauh dari cukup untuk menutupi tuntutan sebesar Rp 25 juta.
Netizen Geram terhadap Tuntutan Tersebut
Tindakan wali murid yang menuntut uang sebesar Rp 25 juta terhadap Ahmad Zuhdi menuai kecaman dari warganet.
Banyak yang merasa tidak adil, mengingat hukuman yang diberikan kepada murid tersebut didasarkan pada kenakalan sang anak.
"Kalau murid ditampar ada sebabnya, nggak mungkin guru nampar kalau nggak kesal banget," tulis salah satu netizen.
"Jangan terima wali murid seperti itu. Tunjukkan dia siapa yang sebenarnya salah," tambah netizen lainnya.
Skenario Tuhan untuk Meningkatkan Derajat Ahmad Zuhdi
Beberapa netizen juga berpendapat bahwa kejadian ini merupakan bagian dari skenario Tuhan untuk mengangkat derajat Ahmad Zuhdi yang tulus dalam mengajar.
"Begitu indah rencana Allah ketika menaikkan derajat hamba-Nya," komentar salah satu pengguna media sosial.
"Ada beberapa cara Allah untuk mengangkat derajat hamba-Nya. Mungkin terlihat seperti musibah bagi beliau, tapi kenyataannya itu cara Allah mengangkat derajat beliau," timpal netizen lainnya. (dam)
Editor : Damianus Bram