Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Dituduh Sebarkan Fitnah, Andrea Yudias Laporkan Balik Bos Almaz Fried Chicken Okta Wirawan atas Dugaan Doxing

Didi Agung Eko Purnomo • Jumat, 18 Juli 2025 | 04:23 WIB
Kronologi Perseteruan Okta Wirawan vs Andrea Yudias.
Kronologi Perseteruan Okta Wirawan vs Andrea Yudias.

SOLOBALAPAN.COM -  Perseteruan panas antara pemilik Almaz Fried Chicken, Okta Wirawan, dengan kreator konten Andrea Yudias tengah menyita perhatian publik.

Bermula dari sebuah video klarifikasi di TikTok, konflik ini kini telah memanas dan berujung pada laporan polisi atas dugaan doxing (penyebaran data pribadi).

Berikut adalah kronologi lengkap dari perseteruan yang sedang viral di media sosial ini.

1. Pemicu: Video Klarifikasi Utang 'Baba Rafi'

Semua bermula saat Andrea Yudias membuat konten video untuk meluruskan berita utang pinjaman online (pinjol) yang menyeret nama Kebab Baba Rafi.

Dalam videonya, Andrea menjelaskan bahwa perusahaan yang berutang sebesar Rp2 miliar adalah PT Sari Kreasi Boga, bukan PT Baba Rafi International.

Namun, video ini dianggap merugikan Almaz Fried Chicken setelah warganet di kolom komentar mengaitkan PT Sari Kreasi Boga dengan seorang konsultan waralaba yang juga disebut menjalin relasi dengan Almaz.

Hal ini menimbulkan kepanikan di kalangan franchiser Almaz dan dianggap menggiring opini negatif.

2. Bantahan Keras dan Ultimatum dari Okta Wirawan

Merasa nama baik bisnisnya dicemarkan, Okta Wirawan merilis video bantahan yang tegas melalui akun TikTok-nya.

Ia menyatakan bahwa Almaz Fried Chicken tidak memiliki afiliasi apa pun dengan pihak yang terlibat praktik pinjaman riba.

"Almaz Fried Chicken tidak akan pernah terafiliasi, dibimbing, ataupun berada di bawah naungan pihak mana pun yang terlibat praktik pinjaman riba," tegas Okta.

"Kami di Almaz bahkan tidak punya utang kepada supplier apalagi ke bank, apalagi ke lembaga riba," sambungnya.

Ia pun memberikan ultimatum kepada pihak yang menyebar "fitnah" untuk segera menghapus konten dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, dengan ancaman akan menempuh jalur hukum.

3. Konflik Memanas, Okta Wirawan Dilaporkan atas Dugaan Doxing

Alih-alih mereda, perseteruan justru memasuki babak baru yang lebih serius. Andrea Yudias mengaku telah dihubungi oleh Okta Wirawan melalui direct message (DM) Instagram tak lama setelah videonya viral.

Merasa terancam karena Okta Wirawan diduga memegang dan menunjukkan data pribadinya, termasuk NIK, Andrea mengambil langkah hukum.

Ia secara resmi melaporkan Okta Wirawan ke Polres Bekasi Kota pada 15 Juli 2025 atas dugaan tindak pidana doxing.

Dari Klarifikasi ke Laporan Pidana

Kasus ini menjadi contoh bagaimana sebuah niat klarifikasi di media sosial bisa berbuntut panjang dan rumit.

Perseteruan antara Okta Wirawan dan Andrea Yudias telah bertransformasi dari perdebatan bisnis dan reputasi menjadi kasus hukum serius yang melibatkan dugaan pelanggaran privasi data.

Kini, publik menanti bagaimana pihak kepolisian akan menindaklanjuti laporan ini dan seperti apa akhir dari konflik dua figur publik tersebut. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#Andrea Yudias #fitnah #Doxing #okta wirawan #Almaz Fried Chicken