Salah satu sorotan terbaru datang dari rekaman CCTV yang menampilkan momen terakhir Arya sebelum ditemukan tewas mengenaskan di kamar kosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Rekaman berdurasi 54 detik itu pertama kali diunggah oleh akun X (sebelumnya Twitter) @heralobess pada 11 Juli 2025.
Dalam video tersebut, Arya terlihat keluar dari kamarnya membawa plastik sampah, lalu kembali masuk dengan mengenakan kemeja yang kancingnya terbuka.
Aktivitas itu diyakini terjadi pada Senin malam, 7 Juli 2025.
"Diplomat Kemlu Arya Daru Tewas dibunuh gara-gara membongkar kasus mafia human trafficking di Kamboja, benarkah?," tulis akun @heralobess.
Cuitan itu memancing beragam komentar dari netizen, mulai dari spekulasi soal pembunuhan bergaya mafia hingga dugaan manipulasi rekaman CCTV.
"Pembunuh gaya mafia, mulut dan muka dilakban. Bisnis human trafficking di Kamboja nilainya tembus \$11 milyar. Nggak heran kalau pelakunya mafia yang mungkin berafiliasi dengan goverment," tulis akun @el\_jastip.
"Kayaknya sudah diedit CCTV-nya, semoga pelakunya segera tertangkap," tandas akun @alfie\_syg1.
Kondisi jenazah Arya ditemukan dengankepala dililit lakban kuning, dan hasil visum luar belum menunjukkan adanya tanda kekerasan.
Namun, penyelidikan masih berlangsung, menunggu hasil autopsi lengkap dan uji forensik dari RSCM.
"Belum bisa dipastikan penyebabnya. Saya juga belum bisa bilang ini bukan (tindak pidana), karena visum luar menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan," ujar Kapolsek Menteng Kompol Rezha Rahandhi.
Polisi mengungkap temuan penting berupa sidik jari Arya sendiri pada lakban, yang menjadi perhatian dalam proses penyidikan.
Namun demikian, hal ini belum bisa dijadikan kesimpulan bahwa Arya melakukan tindakan pada dirinya sendiri.
"Kalau dari olah TKP awal, masih kelihatan sidik jari si korban itu," tambah Kompol Rezha.
Polisi telah memeriksa dua rekaman CCTV dari lokasi kejadian, namun kualitas video dinilai terbatas karena hanya menggunakan memory card, bukan sistem terhubung ke recorder.
"Sudah ada dua rekaman yang kami periksa. Tapi masih biasa saja gambarnya, karena CCTV-nya menggunakan memory card langsung dari kamera, bukan yang terhubung ke recorder. Jadi kami harus cek satu per satu karena rekamannya terpotong," jelas Kompol Rezha.
Sebelum kematiannya, Arya sempat terlihat menyapa penjaga kos dan membuang sampah di dapur.
Setelah pukul 22.30 WIB, tidak ada lagi aktivitas dari dalam kamar hingga keesokan paginya jasadnya ditemukan.
Salah satu fakta penting lain adalah kamar Arya ditemukan dalam kondisi terkunci dari dalam, dan tidak ditemukan jejak orang lain yang masuk. (lz)
Editor : Laila Zakiya