SOLOBALAPAN.COM - Sosok Netty Ratna Wulan, ibu dari dokter kecantikan ternama Reza Gladys, mendadak menjadi sorotan tajam di media sosial.
Berbagai unggahannya yang dinilai nyentrik, terutama di platform TikTok, telah memicu kehebohan sekaligus rasa khawatir dari warganet mengenai kondisi kejiwaannya.
Penampilan dan gaya bicaranya yang unik membuat publik bertanya-tanya, sementara sebagian lainnya mendesak sang anak, Dokter Reza Gladys, untuk turun tangan.
Gaya Nyentrik dan Ucapan yang Membingungkan
Melalui akun TikTok pribadinya, @nettyratnawulan7, Netty Ratna Wulan kerap membagikan video-video yang menampilkan dirinya.
Dengan penampilan khas rambut pirang, riasan wajah yang mencolok, dan lensa kontak, ia sering berbicara langsung ke arah kamera.
Namun, konten pembicaraannya sering kali sulit dipahami dan dinilai tidak runut oleh publik.
Salah satu ucapannya yang viral dan membuat warganet bingung adalah sebagai berikut:
"Tidak bisa naik ke puncak gunung bahwa getaran, tidak bisa dinyatakan seperti itu adalah benar," ucap Netty dalam video yang dikutip pada Selasa, 8 Juli 2025.
Kekhawatiran Warganet pada Kondisi Kejiwaannya
Alih-alih terhibur, banyak warganet yang justru mengaku khawatir dengan kondisi Netty.
Unggahan-unggahannya dianggap sebagai sinyal bahwa ia mungkin sedang tidak dalam kondisi mental yang baik.
Kekhawatiran ini semakin diperkuat oleh ingatan publik akan insiden sebelumnya, di mana sebuah video yang dianggap tidak senonoh juga pernah tersebar melalui akun Facebook pribadi Netty.
Akibatnya, tidak sedikit netizen yang menyarankan agar Dokter Reza Gladys membawa sang ibu untuk mendapatkan pemeriksaan dan bantuan profesional.
Profil Singkat Netty Ratna Wulan
Berdasarkan penelusuran dari akun Facebook-nya, "Cinta Netty Steven", berikut adalah profil singkat dari Netty Ratna Wulan:
-
Nama Lengkap: Netty Ratna Wulan
-
Panggilan: Netty
-
Tempat, Tanggal Lahir: Cianjur, 15 Mei
-
Status Pernikahan: Cerai hidup
-
Agama: Islam
-
Pekerjaan: Wiraswasta
Antara Hiburan dan Keprihatinan Publik
Fenomena Netty Ratna Wulan di media sosial menjadi sebuah anomali yang kompleks.
Di satu sisi, gayanya yang unik berhasil menarik perhatian.
Namun di sisi lain, kontennya telah melampaui batas hiburan dan memicu keprihatinan tulus dari publik mengenai kondisi kesehatan mentalnya.
Kasus ini pun membuka diskusi tentang privasi, tanggung jawab keluarga dari seorang figur publik, dan bagaimana seharusnya masyarakat merespons individu yang menunjukkan perilaku tidak biasa di dunia maya. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo