Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Ungkap Teka-teki Tewasnya Diplomat Muda Arya Daru Pangayunan yang Janggal, Polisi Periksa 4 Saksi

Laila Zakiya • Rabu, 9 Juli 2025 | 20:38 WIB

 

Arya Daru Pangayunan, diplomat muda Kemlu ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
Arya Daru Pangayunan, diplomat muda Kemlu ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

SOLOBALAPAN.COM – Misteri kematian Arya Daru Pangayunan, diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), semakin menjadi sorotan.

Pasalnya, kondisi jasadnya yang ditemukan dengan kepala terlilit lakban di kamar indekos kawasan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, membuat publik bertanya-tanya soal penyebab kematian yang terkesan tidak wajar.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif.

Sebanyak empat saksi telah diperiksa oleh Polres Metro Jakarta Pusat. Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolsek Menteng, Kompol Rezha Rahandhi.

"Sudah empat saksi yang kami periksa dari tetangga, pemilik kos, penjaga kos dan istrinya," kata Kompol Rezha, dikutip dari ANTARA pada Rabu, 9 Juli 2025.

Arya ditemukan meninggal dunia pada Selasa pagi, 8 Juli 2025 sekitar pukul 08.30 WIB.

Ia ditemukan dalam posisi terlentang di atas kasur, kepala tertutup lakban warna kuning, dan tubuhnya tertutup selimut biru dongker.

"Korban ditemukan dengan posisi di atas tempat tidur dengan kondisi kepala tertutup lakban warna kuning. Korban tertutup selimut warna biru dongker," kata Iyarman.

Rezha menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh penjaga kos atas permintaan sang istri yang merasa curiga karena Arya tak bisa dihubungi sejak pagi hari.

Anehnya, kondisi kamar terkunci dari dalam, tidak ada kerusakan pada pintu atau jendela, serta barang-barang korban tetap utuh.

Baca Juga: Klik! Link Live Streaming Persib Bandung vs Dewa United di Piala Presiden 2025 Malam Ini, Kick-off Pukul 19.30

Informasi dari penyelidikan juga mengungkap bahwa Arya masih aktif beraktivitas hingga larut malam sebelum akhirnya ditemukan meninggal.

Pada pukul 21.00 WIB, ia sempat menelepon istrinya yang berada di Yogyakarta.

"Bahkan istri korban sendiri berhubungan terakhir di jam 21.00 WIB dan kini perjalanan dari Yogya dan sudah berangkat ke Jakarta untuk menemui kerabat dan jenazah korban," ujar Rezha.

Sekitar pukul 22.15 WIB, Arya sempat menyapa penjaga kos yang tengah makan malam di area kos.

"Dari penjaga indekosnya, bahkan bertemu pada pukul 22.15 WIB, sempat menyapa korban sambil makan malam karena kebetulan malam kemarin (Senin) itu dalam kondisi hujan intensitas sedang," jelasnya.

Rekaman CCTV kemudian menunjukkan Arya mengambil pesanan makanan dari driver ojek online dan membuang sampah ke luar kos sekitar pukul 23.30 WIB.

Dalam proses penyelidikan, polisi juga telah memeriksa kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di lokasi.

Namun, karena model CCTV yang digunakan memakai kartu memori, proses pemeriksaan dilakukan manual karena tidak terhubung ke sistem perekaman otomatis.

"Jadi kami periksa satu-satu karena terpotong. Bukan CCTV yang 'recorder'," ujar Kompol Rezha.

Jasad Arya telah dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan autopsi.

Pihak kepolisian juga masih menunggu hasil pemeriksaan forensik guna mengungkap penyebab pasti kematian Arya.

Sementara itu, pihak Kementerian Luar Negeri menyatakan dukungan penuh terhadap proses penyelidikan yang dilakukan oleh aparat hukum. Arya sendiri diketahui meninggalkan seorang istri dan dua anak. (lz)

 



Editor : Laila Zakiya
#viral #Diplomat Muda #Arya daru pangayunan #tewas